TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Hiu Paus Tutul Terdampar di Pantai Seririt, BPBD Buleleng Bersama Warga Lakukan Evakuasi

Hiu Paus Tutul Terdampar di Pantai Seririt, BPBD Buleleng Bersama Warga Lakukan Evakuasi

Daftar Isi
×
Seekor Hiu Paus Tutul Terdampar di kawasan Pantai Seririt, Kecamatan Seririt, Buleleng, Kamis (15/10/2026)

SINGARAJA FM,-Seekor hiu paus tutul dilaporkan terdampar di kawasan Pantai Seririt, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 11.00 WITA. Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana (PB) Regu III BPBD Buleleng bersama masyarakat setempat bergerak melakukan penanganan dan evakuasi untuk mengembalikan satwa laut tersebut ke perairan.

Kalaksa BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, SP, mengatakan penanganan dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan unsur pemerintah kelurahan, aparat keamanan, petugas Dinas Perikanan, serta masyarakat sekitar.

“Begitu menerima informasi adanya hiu paus tutul yang terdampar di Pantai Seririt, tim TRC PB Regu III bersama unsur terkait dan masyarakat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Kami berupaya agar satwa tersebut dapat kembali ke laut dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas dan warga,” ujar I Gede Suyasa.

Berdasarkan hasil penanganan dan kaji cepat di lapangan, hiu paus tutul tersebut untuk sementara telah kembali ke laut dan berada pada jarak kurang lebih 100 meter dari daratan. Kendati demikian, penyebab terdamparnya satwa laut tersebut belum diketahui secara pasti.

“Dari hasil penanganan sementara, hiu paus tutul sudah berada di laut dengan jarak kurang lebih 100 meter dari daratan. Namun, penyebab satwa ini sampai terdampar masih belum diketahui dan perlu penelusuran lebih lanjut oleh pihak terkait,” jelasnya.

Suyasa menegaskan, kejadian tersebut menjadi perhatian bersama, mengingat penanganan satwa laut berukuran besar membutuhkan kehati-hatian dan koordinasi yang baik. Karena itu, keterlibatan masyarakat perlu dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan.

“Kami mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang turut membantu proses penanganan. Dalam situasi seperti ini, koordinasi dengan petugas sangat penting agar upaya penyelamatan berjalan aman dan tidak menimbulkan risiko baru, baik bagi masyarakat maupun satwa yang ditemukan,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak bertindak sendiri ketika menemukan satwa laut berukuran besar terdampar di kawasan pesisir. Warga diminta segera melaporkan kejadian kepada aparat setempat atau instansi terkait sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat.

“Apabila masyarakat menemukan kejadian serupa, kami mengimbau agar segera melapor kepada petugas dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri. Penanganan sebaiknya dilakukan bersama petugas yang berwenang dan berkoordinasi dengan pihak yang memahami satwa laut,” tambahnya.

Proses penanganan hiu paus tutul tersebut berlangsung mulai pukul 11.40 WITA hingga 14.30 WITA. Sejumlah unsur yang terlibat meliputi TRC PB Regu III BPBD Buleleng, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, analis kebencanaan, Lurah Seririt, Babinsa Seririt, Bhabinkamtibmas Seririt, petugas penyuluh lapangan Dinas Perikanan, serta masyarakat sekitar.

0Komentar

sn
sn
Special Ads