TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Jalan Diponegoro Ditata Total, Sutjidra Target Rampung Desember: Wajah Kota Tua Buleleng Bakal Berubah

Jalan Diponegoro Ditata Total, Sutjidra Target Rampung Desember: Wajah Kota Tua Buleleng Bakal Berubah

Daftar Isi
×
Bupati Buleleng,I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati,Gede Supriatna Meninjau Proyek Penataan Jalan Diponogoro,Jumat (4/9)

SINGARAJA FM,-Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai memfokuskan penataan Jalan Diponegoro Singaraja sebagai salah satu koridor penting dalam upaya mengembalikan wajah Kota Tua Buleleng.

Penataan tidak hanya menyasar kondisi fisik jalan, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan yang selama ini berada di sepanjang kawasan tersebut, mulai dari aktivitas pedagang, parkir, trotoar, pedestrian, drainase hingga kabel jaringan telekomunikasi.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna turun langsung meninjau kawasan Jalan Diponegoro, Jumat (4/9/2026). Peninjauan dilakukan untuk memetakan berbagai persoalan sekaligus memastikan konsep penataan kawasan dapat berjalan sesuai rencana.

Sutjidra mengatakan penataan Jalan Diponegoro menjadi bagian penting dari upaya mengembalikan karakter Singaraja sebagai kota tua yang memiliki nilai sejarah.

"Ini merupakan wajah kota, kawasan kota tua Buleleng yang dulu dikenal sebagai Pabean, dari sini sampai ke pelabuhan," ujar Sutjidra.

Menurutnya, pembenahan kawasan akan dilakukan secara bertahap dengan terlebih dahulu memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pedagang mengenai konsep penataan yang akan diterapkan.

"Ini baru awal dari sosialisasi. Namanya pemahaman masyarakat berbeda-beda, sehingga perlu diberikan pemahaman secara bertahap," katanya.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah aktivitas pedagang yang masih menggunakan badan jalan. Pemkab Buleleng menyebut sebagian pedagang tersebut sebenarnya telah mendapatkan alokasi tempat berjualan di lokasi yang telah disediakan di Pasar Banyuasri.

"Pedagang yang masih berjualan di sini sebenarnya sudah kami alokasikan tempat di Pasar Banyuasri," jelas Sutjidra.

Dalam peninjauan tersebut, Sutjidra juga menemukan sejumlah pedagang yang tetap berjualan di luar meski telah memiliki los atau kios di dalam pasar.

"Ternyata banyak yang di luar itu sudah memiliki los kios di dalam. Kiosnya kosong, tetapi mereka masih memakai badan jalan. Ini yang nanti kami tertibkan," tegasnya.

Penataan Jalan Diponegoro nantinya juga akan dibarengi dengan pembenahan sistem parkir dan pengawasan aktivitas kawasan. Dinas Perhubungan, pengelola pasar dan Satpol PP akan dilibatkan agar penataan tidak berhenti setelah proses awal selesai.

"Nanti setiap hari akan dilakukan pengawasan, khususnya sepanjang jalan ini. Jangan sampai setelah ditertibkan, besoknya kembali lagi seperti semula," ungkap Sutjidra.

Tak hanya soal pedagang dan parkir, kondisi trotoar, pedestrian serta drainase juga menjadi bagian penting dari penataan. Pemerintah ingin memastikan kawasan tersebut tidak hanya terlihat lebih tertib, tetapi juga nyaman bagi pejalan kaki dan masyarakat yang beraktivitas.

"Kalau drainase lancar, pasar tidak akan berbau. Jadi yang kami tata adalah jaringan drainase dan pedestrian. Kalau sudah selesai, nantinya rencana sore-sore kita buka untuk kuliner," kata Sutjidra.

Penataan kabel jaringan telekomunikasi yang melintas di sepanjang kawasan Jalan Diponegoro juga menjadi perhatian. Pemkab Buleleng telah berkoordinasi dengan Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (Apjatel) untuk menata keberadaan kabel agar tidak mengganggu keamanan dan estetika kawasan.

"Kabel-kabel ini yang akan kami tertibkan. Kami sudah berkomunikasi dengan Apjatel agar kabel-kabel ini bisa ditata," ujarnya.

Dengan berbagai pembenahan tersebut, Jalan Diponegoro diarahkan tidak sekadar menjadi ruas jalan yang lebih tertib, tetapi juga menjadi bagian dari wajah baru Kota Tua Buleleng.

Pemerintah Kabupaten Buleleng menargetkan seluruh proses penataan dapat dirampungkan pada Desember mendatang.

"Targetnya selesai Desember. Paling tiga bulan selesai," pungkas Sutjidra.

0Komentar

sn
sn
Special Ads