TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Rem Diduga Blong, Mikrobus Tabrak Dua Motor di Singaraja, Empat Orang Terluka

Rem Diduga Blong, Mikrobus Tabrak Dua Motor di Singaraja, Empat Orang Terluka

Daftar Isi
×
Polisi Melakukan Olah TKP di Tempat Kejadian

SINGARAJA FM,-Kecelakaan lalu lintas beruntun melibatkan sebuah mikrobus dan dua sepeda motor terjadi di Jalan Laksamana, Banjar Tegal, Kecamatan Buleleng, Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 13.45 Wita. Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka, dengan satu korban mengalami luka berat.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan kecelakaan bermula saat sebuah mikrobus Isuzu bernomor polisi DK 9287 UE melaju dari arah utara menuju selatan. Saat melintasi jalan menurun dan berkelok, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.

"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan yang diperoleh, pengemudi sempat berupaya melakukan pengereman. Namun diduga rem kendaraan tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga laju kendaraan tidak dapat dikendalikan," ujar Iptu Yohana Rosalin Diaz.

Menurutnya, pengemudi kemudian berusaha menghindari situasi yang lebih berbahaya dengan membanting setir ke arah kanan. Namun, upaya tersebut justru membuat mikrobus menabrak dua sepeda motor yang sedang melintas dari arah barat ke timur.

"Kendaraan mengambil haluan ke kanan hingga akhirnya bertabrakan dengan dua sepeda motor. Benturan terjadi di sisi utara badan jalan dan menyebabkan para pengendara beserta penumpangnya terjatuh," jelasnya.

Dua sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut masing-masing Honda Vario DK 7692 FV dan Honda Scoopy DK 2039 UBU.

Akibat kejadian itu, pengendara Honda Vario, Ketut Ayodya Cahya (17), mengalami luka lecet pada kedua lutut, kedua tangan, bibir, serta sempat tidak sadarkan diri dan kini menjalani perawatan di RSUD Buleleng. Penumpangnya, Ni Komang Suardani (16), mengalami luka lecet pada tangan dan kaki, luka di bibir, serta kehilangan satu gigi bagian atas sehingga harus menjalani perawatan di RSU BaliMed Singaraja.

Sementara itu, pengendara Honda Scoopy, Ketut Agus Wahyu Saputra Wardana (16), mengalami luka lecet pada kedua kaki dan patah ibu jari tangan kanan. Korban juga mendapat perawatan di RSUD Buleleng.

Korban dengan luka paling serius adalah Ni Luh Kawit (48). Ia mengalami luka robek pada tangan kanan, patah kaki kanan, serta nyeri pada bagian dada. Meski demikian, korban dilaporkan dalam kondisi sadar dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Buleleng.

"Korban yang mengalami luka berat saat ini dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa ini," terang Iptu Yohana.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga kecelakaan dipicu oleh kurangnya kehati-hatian pengemudi serta dugaan tidak optimalnya kondisi sistem pengereman kendaraan.

"Dugaan sementara, pengemudi kurang berhati-hati dan tidak memastikan kondisi rem kendaraan sebelum digunakan. Hal ini masih kami dalami melalui proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan," kata Iptu Yohana.

Ia juga mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum digunakan, terutama sistem pengereman, mengingat wilayah Buleleng memiliki banyak ruas jalan menurun dan berkelok.

"Kami mengimbau seluruh pengendara agar selalu melakukan pengecekan kelayakan kendaraan sebelum berkendara. Pastikan rem, ban, dan komponen penting lainnya berfungsi dengan baik demi keselamatan bersama," pungkasnya.

Polisi memperkirakan kerugian material akibat kecelakaan tersebut mencapai sekitar Rp2 juta, sementara kasus kecelakaan masih dalam penanganan Satlantas Polres Buleleng.

0Komentar

sn
sn
Special Ads