TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Mobil Rental yang Diduga Digelapkan Ditemukan di Hutan Buleleng, GPS Diputus dan Pelat Nomor Diganti

Mobil Rental yang Diduga Digelapkan Ditemukan di Hutan Buleleng, GPS Diputus dan Pelat Nomor Diganti

Daftar Isi
×
Mobil Rental yang Ditemukan di Hutan Desa Sidetapa

SINGARAJA FM,-Upaya pelaku dugaan penggelapan mobil rental untuk menghilangkan jejak diduga berakhir sia-sia. Satu unit Mitsubishi Xpander yang sebelumnya dilaporkan hilang berhasil ditemukan dalam kondisi disembunyikan di kawasan hutan Desa Sidatapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng.

Kendaraan tersebut ditemukan setelah sempat tidak dapat dilacak karena sistem GPS diduga sengaja diputus. Saat ditemukan, pelat nomor kendaraan diduga telah diganti, sementara stiker identitas milik perusahaan rental juga sudah dilepas.

Kasus ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @sadabalitrans. Dalam keterangannya disebutkan, mobil awalnya disewa selama dua hari. Namun, baru sehari digunakan, sinyal GPS kendaraan tiba-tiba menghilang.

Pemilik rental menyebut mobil ditemukan tersembunyi di sebuah rumah yang berada di kawasan hutan. Kondisi kendaraan pun cukup memprihatinkan setelah diduga disembunyikan selama sekitar dua pekan.

"Mobil ditemukan di rumah yang tersembunyi di dalam hutan. Kondisi mobil sangat memprihatinkan. Interior sampai berjamur karena sudah dua minggu disembunyikan di sini," tulis pemilik rental dalam unggahannya.

Proses evakuasi kendaraan berlangsung cukup sulit. Lokasi yang terpencil membuat mobil derek tidak dapat menjangkau titik penemuan, sehingga kendaraan harus ditarik dan didorong secara manual hingga mencapai jalan utama. Setelah itu, mobil diderek menggunakan kendaraan milik kepolisian menuju kantor polisi.

Pemilik rental juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Buser Polres Buleleng yang telah membantu proses pencarian hingga evakuasi kendaraan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan bahwa penanganan dugaan penggelapan kendaraan berada di bawah kewenangan Polresta Denpasar karena laporan awal dibuat di wilayah hukum tersebut. Sedangkan Polres Buleleng menangani laporan terkait dugaan perusakan perangkat GPS kendaraan.

"Itu kasus penggelapan di Polresta laporannya. Di kita laporan perusakan GPS," ujar Iptu Yohana, Kamis (30/7/2026).

Ia menambahkan, penyidik Polres Buleleng telah meminta keterangan sejumlah saksi. Namun hingga kini, terlapor masih belum berhasil ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan.

"Kita sudah wawancara saksi-saksi, namun saksi terlapor belum ketemu, kita sudah cari sampai ke Denpasar," pungkasnya.

0Komentar

sn
sn
Special Ads