TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Semangat Hari Lahir Pancasila, Warga Penarukan Gotong Royong Bersihkan Sungai

Semangat Hari Lahir Pancasila, Warga Penarukan Gotong Royong Bersihkan Sungai

Daftar Isi
×
Kelurahan Penarukan dan Sungai Watch Station Buleleng Menggelar Aksi Gerakan Bersih Sungai
di Daerah Aliran Sungai (DAS) Penarukan, Senin (1/6)

SINGARAJA FM,-Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila sekaligus menyemarakkan Bulan Bung Karno VIII tahun 2026, Kelurahan Penarukan bersama Sungai Watch Station Buleleng menggelar aksi Gerakan Bersih Sungai di Daerah Aliran Sungai (DAS) Penarukan, Senin (1/6/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Setiabudi, Lingkungan Satria tersebut berhasil mengumpulkan sebanyak 187,1 kilogram sampah anorganik dari aliran sungai dan area sekitarnya. Aksi ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk perangkat kelurahan, Krama Subak Yeh Taluh, serta warga setempat.

Lurah Penarukan, Desak Made Susanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pembersihan lingkungan secara fisik, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

“Melalui kegiatan gotong-royong ini, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Terima kasih kepada tim Sungai Watch yang telah berpartisipasi aktif,” ujarnya.

Lebih lanjut, pihak kelurahan berkomitmen untuk terus melibatkan desa adat, banjar, Krama Subak, serta masyarakat dalam program edukasi dan aksi nyata menjaga kebersihan lingkungan. Upaya lanjutan juga akan dilakukan dengan pemasangan spanduk imbauan serta rencana pemasangan CCTV bekerja sama dengan desa adat.

Sementara itu, Station Manager Sungai Watch Buleleng, I Gede Duta Dharma, menjelaskan bahwa pihaknya memiliki dua metode dalam menjaga kebersihan sungai, yakni pemasangan jaring sampah dengan patroli rutin serta kegiatan bersih-bersih langsung seperti yang dilaksanakan saat ini.

Ia mengungkapkan, di wilayah Penarukan telah terpasang dua jaring sampah yang mampu mengumpulkan rata-rata sekitar 20 kilogram sampah setiap hari. Keberadaan jaring tersebut dinilai efektif menjaga aliran air sawah dan subak tetap bersih.

“Kami siap berdiskusi dengan Krama Subak apabila diperlukan penambahan jaring sampah di lokasi lain,” jelasnya.

Duta Dharma juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola sampah, baik organik maupun anorganik. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan pemerintah terkait pengelolaan sampah demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami siap mendukung kegiatan gotong-royong di mana pun, baik di sungai, pangkung, maupun lembah. Selama masih ada tumpukan sampah, kami akan terus hadir membantu,” tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kelurahan Ida Bagus Indratara, jajaran perangkat kelurahan, Bhabinkamtibmas, Krama Subak, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

0Komentar

sn
sn
Special Ads