TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Pria Asal Jawa Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Pejarakan

Pria Asal Jawa Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Desa Pejarakan

Daftar Isi
×
Petugas Melakukan Evakuasi Penemuan Mayat di Kos Desa Pejarakan,Senin (25/5)


SINGARAJA FM,-Sesosok mayat ditemukan dalam kondisi membusuk disebuah kamar kos  di Banjar Dinas Goris Asri, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak,pada Senin (25/5)pagi.Korban diketahui bernama Muh. Ardiansyah Idul Manzil (36), seorang warga asal Pasuruan,Jawa Timur yang telah menghuni kamar kos tersebut selama sekitar tiga bulan.

Saat dikonfirmasi Senin (25/5), Iptu Yohana Rosalin Diaz, Kasi Humas Polres Buleleng, dengan izin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, menyatakan bahwa korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kos, Luh Sulatri, sekitar pukul 08.00 Wita saat membersihkan area kos.

“Saat saksi datang, mencium bau tidak sedap dari kamar korban yang pintunya dalam keadaan terbuka. Setelah dicek dari luar, korban sudah terlihat terbujur kaku,” ungkapnya.

Setelah mengetahui hal itu, saksi memanggil anaknya, Ketut Andik Saputra, sebelum akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi. Polisi Gerokgak langsung tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP.

Dari keterangan saksi, korban juga diketahui sempat tinggal bersama seorang perempuan yang diakuinya sebagai istri. Namun, perempuan tersebut telah pulang ke Jawa sekitar dua bulan lalu.

Saksi terakhir kali melihat korban pada Jumat (22/5) malam saat berbelanja di warung depan kos. Sehari-hari, korban disebut jarang berinteraksi dengan penghuni lain dan lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

“Korban sempat mengeluhkan sakit gigi kepada saksi. Namun hingga saat ini, belum diketahui pasti penyebab kematian korban,” ujar Iptu Yohana.

Petugas kepolisian juga mengamankan sejumlah barang milik korban berupa satu unit telepon genggam, kartu tanda penduduk (KTP), serta sebuah tas berisi perlengkapan kerja.
Sementara itu, hasil pemeriksaan luar oleh dokter Puskesmas Gerokgak II menunjukkan kondisi jenazah telah mengalami pembusukan. Terdapat lebam mayat, kaku mayat, serta perubahan warna kehijauan pada tubuh korban. Meski demikian, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Buleleng menggunakan ambulans untuk penanganan lebih lanjut. “Kasus ini masih dalam penyelidikan oleh Polsek Gerokgak,” katanya.

0Komentar

sn
sn
Special Ads