TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Menjadi Jalur Alternatif Menuju Denpasar,Warga Keluhkan Jalan Rusak di Tegalinggah

Menjadi Jalur Alternatif Menuju Denpasar,Warga Keluhkan Jalan Rusak di Tegalinggah

Daftar Isi
×

Kondisi Jalan Rusak dan Berlubang di Banjar Dinas Bukit Sari Desa Tegalinggah


SINGARAJA FM,-Warga Banjar Dinas Bukit Sari Desa Tegallinggah, Kecamatan Sukasada, mengeluh tentang kondisi jalan yang sudah rusak dan berlubang selama bertahun-tahun. Ruas jalan yang rusak ini bukan hanya merupakan jalan utama bagi warga setempat, tetapi juga merupakan rute alternatif melalui Desa Wanagiri menuju Denpasar.

Kondisi jalan yang dipenuhi lubang mengganggu aktivitas masyarakat dan membahayakan pengendara, terutama selama musim hujan. Selain itu, warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan permanen karena selama ini hanyalah sekedar penambalan yang tidak bertahan lama.

Menurut I Ketut Mudarna, Perbekel Desa Tegallinggah, kerusakan jalan telah terjadi sejak 2014. Kawasan yang mengalami kerusakan mencakup wilayah dari SD Negeri 2 Tegallinggah yang terletak di Banjar Dinas Bukitsari hingga wilayah Desa Wanagiri.

Menurutnya, keluhan warga terkait kondisi jalan tersebut sudah berulang kali disampaikan kepada pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Namun, pihak desa terus memberikan pemahaman kepada masyarakat karena keterbatasan anggaran daerah.

“Jalan ini sudah rusak sejak 2014. Banyak warga mengeluh karena jalan ini merupakan akses penting masyarakat sekaligus jalan alternatif menuju Denpasar lewat Wanagiri. Selama ini perbaikan hanya dilakukan dengan penambalan, tetapi tidak bertahan lama dan kembali rusak,” ujarnya.

Mudarna menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait usulan perbaikan jalan tersebut. Bahkan saat kunjungan Wakil Bupati Buleleng ke wilayah setempat, persoalan jalan rusak kembali menjadi perhatian warga.

“Pak Wakil Bupati menyampaikan rencana perbaikan kemungkinan dilakukan pada perubahan anggaran 2026. Jika belum memungkinkan, kemungkinan dilaksanakan pada 2027,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, mengakui bahwa jalan di Desa Tegallinggah mengalami kerusakan yang sangat parah dan membutuhkan perbaikan cepat.

Pemerintah Kabupaten Buleleng memiliki rencana untuk memperbaiki jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer pada tahun mendatang, kata Supriatna. Namun, pelaksanaannya harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

“Kami melihat langsung kondisi jalan di Tegallinggah memang rusak parah dan masih banyak berlubang. Kami mohon maaf kepada masyarakat karena tahun ini belum bisa dikerjakan,” katanya.

Ia menyatakan bahwa pemerintah daerah saat ini masih perlu membagi dana untuk program lain yang lebih penting, seperti pelayanan masyarakat, kesehatan, dan pendidikan.

Kami meminta masyarakat untuk memaklumitentang keterbatasan anggaran. Dia menambahkan, "Semua pembangunan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap. Sementara itu, sisa aspal akan ditambal sambil menunggu peningkatan jalan selesai."

0Komentar

sn
sn
Special Ads