 |
| Pelaku Penusukan Petugas Resort Saat Diamankan Petugas |
SINGARAJA FM,-Seorang warga negara Inggris menganiaya seorang petugas resort di Menjangan, Desa Pejarakan, Kecamatan Gerokgak, dengan senjata tajam (sajam),Selasa (5/5) malam.
WNA Inggris yang sempat melarikan diri setelah kejadian itu diduga tidak puas dengan penerapan standar operasional prosedur (SOP) saat berada di kawasan itu. Namun, dia berhasil ditangkap oleh polisi di wilayah Gilimanuk, Jembrana.
Menurut informasi yang dikumpulkan, pelaku berinisial AM tiba di resort pada pukul 20.05 WITA dan berpura-pura melakukan inspeksi kamar.
Saat itu, korban yang merupakan petugas FO berinisial IBP berupaya menjalankan SOP dengan memberikan penjelasan terkait prosedur kepada tamu
Namun, tampaknya pelaku tidak puas dengan penjelasan ini dan tiba-tiba menyerang korban dengan sebilah pisau. Serangan brutal tersebut menyebabkan luka parah pada mata korban.
Pelaku kemudian melarikan diri dengan mobil berwarna putih bernomor polisi DK 1461 FCG.
Polres Buleleng yang menerima laporan sekitar pukul 20.47 WITA segera berkoordinasi dengan jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk untuk memperketat pengawasan di jalur keluar masuk Bali. Upaya pengejaran membuahkan hasil.
Pelaku ditemukan di pinggir jalan depan ruko Manuver di Kelurahan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, sekitar pukul 23.37 WITA. Pelaku masih berada di dalam mobil yang digunakannya untuk melarikan diri saat dia ditangkap.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa dua bilah pisau, satu unit telepon genggam, paspor, surat izin mengemudi, serta kendaraan pelaku. Setelah diamankan di Mapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk, pelaku kemudian diserahkan ke Polres Buleleng pada Rabu (6/5) dini hari sekitar pukul 00.10 WITA guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Saat dikonfirmasi pada Rabu (6/5), Iptu Yohana Rosalin Diaz, Kasi Humas Polres Buleleng, mengatakan bahwa pelaku telah ditahan dan saat ini berada di bawah pengawasan Satreskrim. Sebagian besar orang masih menunggu jadwal rilis lengkap, katanya.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki alasan pelaku melakukan penganiayaan tersebut.
Korban menerima perawatan medis awal sebelum dirujuk ke RSUP Prof. Ngoerah Denpasar karena lukanya yang serius. Selain itu, polisi terus melakukan penyelidikan untuk memastikan bagaimana insiden berdarah tersebut terjadi.
0Komentar