TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Balita Ditemukan Meninggal Didalam Bak Penampungan Air Proyek Glamping di Desa Padang Bulia

Balita Ditemukan Meninggal Didalam Bak Penampungan Air Proyek Glamping di Desa Padang Bulia

Daftar Isi
×

Polisi Melakukan Olah TKP di Tempat Tenggelamnya Balita,Kamis (30/4)


SINGARAJA FM,- Seorang balita berusia di bawah lima tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di bak penampungan air di Desa Padangbulia,Sukasada, Kabupaten Buleleng, Kamis (30/4). Diduga peristiwa tragis ini terjadi saat korban berusia empat tahun bermain seorang diri di area belakang rumahnya yang terletak di dekat proyek pembangunan glamping. 

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Iptu Rosalina Diaz, Kasi Humas Polres Buleleng, Jumat (1/5). Ia menyatakan bahwa peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 13.00 WITA, saat korban berinisial MDS dilaporkan tidak berada di rumah.

Menurut Iptu Rosalina Diaz,Ayah korban, KA, pertama kali mengetahui dari kakak korban bahwa adiknya hilang, dan kemudian mencari area belakang rumah, di mana proyek pembangunan glamping berada.

“Korban ditemukan di dalam bak penampungan air dengan kedalaman sekitar 1,5 meter di area pembangunan glamping,” ujar Diaz.

Ayah korban langsung menuju bak penampungan air karena mengetahui anaknya sering bermain di lokasi tersebut.

“Ayah korban langsung menuju lokasi. Sempat menguras air di dalam bak, namun korban belum terlihat. Saat turun ke dalam bak dan meraba dengan kaki, korban akhirnya ditemukan di sudut bak,” jelasnya.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng untuk mendapatkan perawatan medis, tetapi nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Saksi GS, seorang pekerja proyek, mengatakan dia melihat korban bermain di sekitar area pembangunan sambil membawa mainan pistol air. Dia juga mengatakan kepada korban agar pulang ke rumah sekitar pukul 12.30 WITA.

“Sekitar pukul 14.00 WITA saat kembali ke lokasi, suasana sudah ramai dan saya mendapat informasi korban tenggelam di bak penampungan air,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Dari mulut dan hidung korban diketahui mengeluarkan air, yang menguatkan dugaan korban meninggal akibat tenggelam.

Keluarga menolak autopsi atau visum dan menganggap peristiwa tersebut sebagai musibah. Mereka juga tidak melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

0Komentar

sn
sn
Special Ads