TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Ketua Jadi Tersangka,Polisi Temukan Fakta Mengejutkan Dalam Kasus Kekerasan Seksual di Panti Asuhan

Ketua Jadi Tersangka,Polisi Temukan Fakta Mengejutkan Dalam Kasus Kekerasan Seksual di Panti Asuhan

Daftar Isi
×

Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman,Saat Rilis Kasus,Kamis (2/4)

SINGARAJA FM,-Ketua Yayasan GS berinisial IMW atau akrab dipanggil JMW (57) resmi ditetapkan sebagai tersangka pada, Senin (30/3) malam.menemukan banyak fakta yang mengejutkan selama penyidikan.
Saat rilisnya di Mapolres Buleleng pada Kamis (2/4), Kapolres Buleleng, AKBP Ruzi Gusman, menyatakan bahwa tindakan pelaku telah dilakukan sejak lama.
Hasil penyelidikan menunjukkan berbagai jenis tindak pidana, mulai dari dugaan penganiayaan, pencabulan hingga persetubuhan, kata Ruzi.Salah satu korban yang berusia 16 Tahun  diidentifikasi dan diduga mengalami penganiayaan dan pelecehan seksual . 

Mirisnya, kelakuan bejat itu tak hanya dilakukan di panti asuhan yang berlokasi di Desa Jagaraga, Kecamatan Sawan, Buleleng. Melainkan juga sempat terjadi di sejumlah penginapan di Denpasar, Badung dan Tabanan.

“Sebagian besar peristiwa tersebut diduga terjadi di lingkungan panti asuhan. Bahkan ada satu korban yang diajak ke sejumlah penginapan,” jelas Ruzi.

Selain itu, dilaporkan bahwa satu anak perempuan berusia 21 tahun menjadi korban kekerasan seksual. Korban lainnya, anak-anak berusia 16 tahun, 17 tahun saat kejadian, dan 14 tahun, diduga menjadi korban pencabulan. Dua anak berusia 12 tahun juga diduga menjadi korban persetubuhan.

Kapolres Ruzi juga menambahkan, tindak kekerasan tersebut telah berlangsung dalam kurun waktu yang cukup lama. Bahkan Ruzi menambahkan, kejadian itu sejak panti asuhan tersebut beroperasi. “Ini masih terus kita dalami. Yang jelas kita berkomitmen menyelesaikan permasalahan ini dengan transparan dan profesional,” tambahnya.

Polisi juga menjelaskan bahwa mereka menemukan dugaan intimidasi terhadap korban. Hanya saja, mereka enggan menyebut jenis intimidasi yang dilakukan. "Ini akan menjadi subjek penyidikan lebih lanjut nanti." "nanti kami akan menyampaikan perkembangannya," katanya.

Polisi mengkonfirmasi komitmennya untuk menjaga keamanan dan hak para korban. Penanganan kasus ini memprioritaskan perlindungan identitas anak-anak, pendampingan psikologis, dan pemindahan mereka ke lingkungan yang lebih aman.


0Komentar

sn
sn
Special Ads