![]() |
| Tim SAR Melakukan Pencarian Korban Banjir Banjar |
SINGARAJA FM,-Operasi pencarian korban banjir bandang di Desa Banjar, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng resmi dihentikan setelah berlangsung selama tujuh hari. Hingga penutupan operasi pada Kamis (12/03) , satu korban masih dinyatakan belum ditemukan.
Koordinator Pos SAR Buleleng, Kadek Donny Indrawan, mengatakan penghentian pencarian dilakukan sesuai prosedur standar operasi (SOP) pencarian dan pertolongan. Dalam aturan tersebut, operasi SAR dilaksanakan selama tujuh hari sejak kejadian.
“Operasi pencarian telah kami lakukan selama tujuh hari sesuai SOP. Hingga hari terakhir, satu korban masih belum ditemukan sehingga operasi SAR resmi dihentikan,” ujarnya.
Dony menjelaskan selama proses pencarian, tim SAR gabungan telah mengerahkan berbagai upaya untuk menemukan korban yang masih hilang. Penyisiran dilakukan baik melalui jalur darat maupun di wilayah perairan.
“Kami sudah melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai hingga ke wilayah pesisir. Berbagai metode pencarian juga telah dilakukan bersama tim gabungan,” ucapnya.
Diketahui, banjir bandang menerjang wilayah Desa Banjar pada Jumat (06/03) malam setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Peristiwa tersebut menyebabkan empat warga terseret arus banjir.
Dari jumlah tersebut, tiga korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Sementara satu korban lainnya atas nama Putu Wini Lestari (17) hingga kini belum berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.
Meski operasi pencarian resmi dihentikan, pihaknya menyatakan akan tetap melakukan pemantauan di wilayah sekitar lokasi kejadian. Apabila ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, proses evakuasi akan segera dilakukan.
“Walaupun operasi resmi dihentikan, kami tetap melakukan pemantauan di lapangan. Jika ada tanda-tanda keberadaan korban, kami siap melakukan evakuasi,” katanya.
Bencana banjir bandang yang terjadi di Desa Banjar tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga serta infrastruktur di sekitar lokasi kejadian. Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih terus melakukan upaya penanganan dan pemulihan dampak bencana di wilayah terdampak.

0Komentar