![]() |
| Foto Ilustrasi |
SINGARAJA FM,-Perayaan Hari Raya Nyepi yang identik dengan keheningan berubah menjadi mencekam setelah adanya insiden penebasan di Banjar Dinas Kajanan, Desa Joanyar, Kecamatan Seririt,Kamis (19/3/) sore
Insiden Penebasan tersebut dialami oleh Kedek Sastrawan yang mengalami luka robek di bagian punggung setelah dibacok menggunakan senjata tajam jenis samurai yang dilakukan oleh Komang Agus Sudiartawan.
Seorang buruh, Kadek Sastrawan( 43) mengalami luka robek di bagian punggung setelah ditebas menggunakan senjata tajam jenis samurai yang dilakukan oleh Komang Agus Sudiartawan (28).Kasus ini dilaporkan warga sekitar pukul 15.30 WITA, tak lama setelah kejadian yang berlangsung sekitar pukul 15.00 WITA.
Menurut informasi yang dihimpun oleh awak media peristiwa bermula saat korban menghubungi pelaku untuk diajak pesta minuman keras (miras) bersama sekitar pukul 09.30 WITA, setelah sepakat menenggak miras sejak pagi, ketika hari raya Nyepi beru berlangsung beberapa jam.
Pelaku kemudian datang ke rumah korban dan bergabung bersama sejumlah warga lainnya yang ikut melakukan pesta Miras Saat Hari Raya Nyepi tersebut Suasana yang semula bersenang-senang, berubah memanas setelah korban diduga menyinggung perasaan pelaku.
Keduanya sempat diingatkan oleh keluarga dan kerabat agar tidak memperpanjang persoalan. Namun pelaku justru mendatangi korban untuk meminta klarifikasi.Cekcok pun tak terhindarkan. Pelaku sempat mendorong korban hingga terjatuh, sebelum akhirnya dilerai warga.
Pelaku Komang Agus Sudiartawan pun diminta pulang. Namun situasi kembali memanas saat Kadek Sastrawan mengejar pelaku dan melempar kursi, meski tidak mengenai sasaran. Korban bahkan sempat mengambil botol bir dan mengancam pelaku. Merasa terancam, pelaku Komang Sudiartawan memilih pulang. Begitu sampai rumah, ia kemudian mengambil sebilah samurai.
Tak lama berselang, pelaku Sudiartawan mendatangi Kadek Sastrawan. Tanpa banyak bicara, ia langsung mengayunkan pedang hingga mengenai punggung korban. Aksi tersebut akhirnya dihentikan oleh warga yang berada di lokasi Korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis, sementara pelaku meninggalkan lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut. Pihaknya saat ini masih melakukan penanganan lebih lanjut.
“Benar, kami menerima laporan terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di wilayah Seririt. Saat ini kasusnya masih dalam penanganan dan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.
Yohana menambahkan Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah pedang jenis samurai yang diduga digunakan pelaku dalam aksi tersebut.Akibat kejadian itu, korban mengalami luka robek terbuka di bagian punggung dan masih menjalani perawatan di RSUD Buleleng.
"Pihak kepolisian telah mengamankan pelaku bersama barang bukti di Polsek Seririt ,sembari menggali informasi lebih dalam terkait dengan kejadian yang terjadi tersebut dihari raya Nyepi,"Pungkas Yohana.

0Komentar