![]() |
| Komisioner KPID Provinsi Bali Bidang Pengawasan Isi Siaran I Gusti Putu Putra Mahardika,S.H |
SINGARAJA FM,-Banyak Radio yang hadapi masalah dengan kodisi dan perkembangan teknologi saat ini. Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID)Bali pasang badan dengan melakukan pendampingan guna memastikan kondisi Radio maupun TV yang ada di wilayah Provinsi Bali tetap dapat bersiaran sesuai dengan Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS). Pengawasan tersebut berupa monitoring yang di lakukan secara berkala oleh KPID Bali.
Bidang Pengawasan Isi Siaran KPID Provinsi Bali I Gusti Putu Putra Mahardika,S.H ,Mengatakan dibali terdapat puluhan Stasiun televisi dan Radio baik milik Perorangan maupun pemerintah yang kondisinya berbeda -beda dengan segmen siaran yang berbeda yang tentunya perlunya dilakukan pengawasan untuk mengontrol program -program yang dibawakan.
"Kami dari KPID terus berupaya melakukan pendampingan terhadap radio - radio maupun televisi yang ada di provinsi Bali tentunya dengan karakteristik yang berbeda-beda untuk dibali sendiri terdapat kurang lebih 90 Kanal Radio dan 30 Stasiun televisi yang beroperasi di Bali dengan kondisi yang saat ini berbeda -beda ada yang sehat, kurang sehat . tentunya dengan hal itu kami berupaya melakukan pendampingan dan dorongan kepada mereka ,"Ucap Putra Mahardika .
Putra Mahardika mengatakan untuk saat ini kendala yang dihadapi oleh media Radio maupun Televisi ada pada perizinan ,Operasional, Penyediaan Konten yang di bawakan apakah layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat pecinta Radio maupun televisi yang ada .
"Saat ini banyak ditemui media -media baik Radio maupun televisi yang terkendala dengan Perizinan, Operasional Maupun Penyediaan Konten -konten yang ditayangkan layak atau tidak untuk dikonsumsi oleh pendengar dan pemirsa, termasuk juga operasional terkait dengan pendanaan dari sana kita terus mendorong pihak manajemen untuk terus berupaya untuk meningkatkan kualitas agar pendanaan tetap jalan"Terang Putra Mahardika
Putra Mahardika Berharap Kedepannya Radio maupun televisi dapat melakukan komunikasi baik kepada instansi pemerintah maupun swasta guna memperoleh keuntungan dan juga konten yang dapat menarik minat para pemirsanya terlebih lagi saat ini sudah digempur oleh dunia digital dan juga YouTube sehingga perlu memikirkan konten yang menarik.
"Kedepannya televisi dan radio harus bisa menghasilkan konten yang menarik mengingat saat ini sudah masuk digitalisasi dan YouTube sehingga mau tidak mau juga merambah ke sana,"Pungkas Putra Mahardika.

0Komentar