TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
PC KMHDI Buleleng Soroti Banjir Berulang di Kawasan Wanagiri dan Bali Handara

PC KMHDI Buleleng Soroti Banjir Berulang di Kawasan Wanagiri dan Bali Handara

Daftar Isi
×
Ketua PC KMHDI Buleleng, Komang Dia Damayanti


SINGARAJA FM,-Banjir yang kembali terjadi di kawasan Wanagiri hingga Bali Handara Golf & Resort menjadi perhatian serius bagi kita semua. Derasnya aliran air di jalur turunan Wanagiri terbukti membahayakan pengguna jalan dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Situasi ini menunjukkan bahwa keselamatan masyarakat berada dalam kondisi yang patut diwaspadai.

Sementara itu, di kawasan Desa Pancasari khususnya di sekitar Handara Golf & Resort, luapan air berintensitas tinggi yang mengalir dari daerah hulu turut berdampak pada wilayah sekitar serta mengganggu aktivitas masyarakat. Kejadian ini bukanlah yang pertama kali terjadi, sehingga sudah sepatutnya menjadi bahan evaluasi mendalam bagi seluruh pihak terkait agar risiko serupa tidak terus berulang.

Kejadian berulang ini menjadi alarm keras bagi semua pihak karena mengindikasikan adanya persoalan serius yang perlu dicermati, khususnya yang berkaitan dengan tata kelola lingkungan, fungsi daerah resapan, serta keseimbangan ekosistem di wilayah hulu. Oleh karena itu, langkah mitigasi yang terukur, penataan ruang yang berkelanjutan, serta penguatan komitmen dalam menjaga kelestarian hutan menjadi hal yang tidak dapat ditunda.

PC KMHDI Buleleng mendorong adanya penguatan koordinasi lintas sektor serta transparansi kepada publik terkait langkah penanganan yang dilakukan. sekaligus evaluasi menyeluruh terhadap faktor penyebab banjir, termasuk memastikan adanya langkah pencegahan jangka panjang agar masyarakat tidak terus dihadapkan pada ancaman serupa setiap musim hujan.

Ketua PC KMHDI Buleleng, Komang Dia Damayanti mengatakan sebenarnya banjir yang terjadi di wilayah tersebut merupakan cerminan bahwa harus ada hal yang segera diperbaiki dengan serius oleh pemerintah dan juga masyarakat ikut menjaga lingkungannya. 

“Kejadian ini harus menjadi alarm keras bagi semua pihak. Bencana yang terjadi berulang menandakan adanya persoalan serius yang tidak bisa lagi ditunda penanganannya. Diperlukan langkah nyata, cepat, dan terukur agar keselamatan masyarakat tidak terus berada dalam bayang-bayang risiko.”

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menjaga keseimbangan alam merupakan tanggung jawab bersama. Ketika daya dukung lingkungan mulai melemah, masyarakatlah yang berada di garis terdepan dalam merasakan dampaknya.

Mang Dia menegaskan kembali, terkait dengan hal ini penanganan yang harus dilakukan dengan serius agar segera mendapatkan jalan keluar mengingat ketika terjadi banjir juga dapat merugikan masyarakat bahkan menimbulkan dampak yang serius juga bisa mengancam keselamatan masyarakat.

“Penanganan tidak boleh hanya bersifat sementara atau reaktif ketika bencana terjadi. Harus ada keberanian untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap tata kelola lingkungan, sistem drainase, alih fungsi lahan, serta perlindungan kawasan hulu. Tanpa keseriusan dalam pembenahan, potensi bencana serupa akan terus menghantui masyarakat. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dikalahkan oleh kepentingan jangka pendek. Jangan sampai bencana yang terus berulang justru dinormalisasi.”ujar Srikandi asal desa Kubutambahan tersebut.

0Komentar

sn
sn
Special Ads