![]() |
| Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata |
SINGARAJA FM,-Kabupaten Buleleng saat ini masih menghadapi kekurangan tenaga pendidik dalam jumlah besar.
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Buleleng mencatat kekurangan sebanyak 1.056 guru di berbagai jenjang pendidikan, terutama di tingkat Sekolah Dasar.
Kepala Disdikpora Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata, mengatakan kebutuhan tersebut telah diusulkan kepada pemerintah pusat. Namun hingga kini, hasil konsultasi terkait pembukaan formasi dan regulasi rekrutmen belum dirilis.
Dari total kekurangan itu, sebanyak 440 guru masih berstatus honorer dan tercatat dalam Data Pokok Pendidikan atau Dapodik. Mereka tetap diberi kesempatan mengajar sambil menunggu kebijakan lebih lanjut dari pusat.
Pemerintah daerah juga masih menunggu regulasi terkait kemungkinan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Sebagai langkah sementara, Pemkab Buleleng melakukan pemetaan ulang kebutuhan guru di masing-masing sekolah. Bupati Buleleng juga mengambil kebijakan relokasi guru dari sekolah yang kelebihan tenaga pendidik ke sekolah yang kekurangan.
Selain itu, pada sekolah dengan jumlah siswa relatif sedikit, satu guru dimungkinkan mengampu lebih dari satu kelas sebagai solusi sementara.
Meski demikian, kebutuhan 1.056 guru tersebut tetap akan diajukan dalam usulan formasi tahun ini. Pemerintah daerah berharap rekrutmen dapat segera dibuka dan kebutuhan guru di Buleleng menjadi prioritas.

0Komentar