TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Buleleng Masih Miliki Ratusan Jalan Dalam Kondisi Rusak

Buleleng Masih Miliki Ratusan Jalan Dalam Kondisi Rusak

Daftar Isi
×

 


Kadis PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra


SINGARAJA FM,-Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng mencatat sekitar 300 kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak dari total panjang jalan mencapai 1.136 kilometer. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam upaya peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah di Buleleng.

Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, mengatakan keterbatasan anggaran membuat perbaikan jalan harus dilakukan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas. Kemampuan perbaikan jalan secara permanen setiap tahun hanya berkisar 25 hingga 30 kilometer.

“Dari total panjang jalan kabupaten, sekitar 300 kilometer dalam kondisi rusak. Sementara kemampuan kita setiap tahun untuk perbaikan permanen sekitar 25 sampai 30 kilometer,” ujarnya.

Ia menambahkan, sembari menunggu perbaikan permanen, pihaknya melakukan strategi pemeliharaan dengan menambal jalan berlubang demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Kami minta masyarakat bersabar. Jalan yang berlubang kita tangani lebih dulu agar aman dilalui, sementara perbaikan permanen dilakukan bertahap pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Untuk mendukung percepatan penanganan infrastruktur, Pemkab Buleleng mendapatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Bali sebesar Rp75 miliar. Anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, serta irigasi.

“Fokusnya pada ruas-ruas strategis, seperti penghubung antar kecamatan, antar desa, jalur ekonomi, dan jalur pariwisata. Itu yang menjadi super prioritas,” ucapnya.

Selain perbaikan jalan dan jembatan, PUTR Buleleng juga memprioritaskan pembangunan irigasi guna memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, sektor pertanian menjadi tulang punggung Buleleng sehingga ketersediaan air harus dijaga.

“Buleleng ini daerah pertanian. Irigasi kita perkuat agar air stabil untuk mendukung swasembada pangan, sesuai arahan Presiden bahwa pangan menjadi prioritas utama,” katanya.Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Buleleng mencatat sekitar 300 kilometer jalan kabupaten dalam kondisi rusak dari total panjang jalan mencapai 1.136 kilometer. Kondisi tersebut menjadi tantangan besar dalam upaya peningkatan infrastruktur dan konektivitas wilayah di Buleleng.

Kepala Dinas PUTR Buleleng, I Putu Adiptha Eka Putra, mengatakan keterbatasan anggaran membuat perbaikan jalan harus dilakukan secara bertahap dan berdasarkan skala prioritas. Kemampuan perbaikan jalan secara permanen setiap tahun hanya berkisar 25 hingga 30 kilometer.

 

 

“Dari total panjang jalan kabupaten, sekitar 300 kilometer dalam kondisi rusak. Sementara kemampuan kita setiap tahun untuk perbaikan permanen sekitar 25 sampai 30 kilometer,” ujarnya.

Ia menambahkan, sembari menunggu perbaikan permanen, pihaknya melakukan strategi pemeliharaan dengan menambal jalan berlubang demi menjaga keselamatan pengguna jalan.

“Kami minta masyarakat bersabar. Jalan yang berlubang kita tangani lebih dulu agar aman dilalui, sementara perbaikan permanen dilakukan bertahap pada tahun-tahun berikutnya,” katanya.

Untuk mendukung percepatan penanganan infrastruktur, Pemkab Buleleng mendapatkan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Bali sebesar Rp75 miliar. Anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, serta irigasi.

“Fokusnya pada ruas-ruas strategis, seperti penghubung antar kecamatan, antar desa, jalur ekonomi, dan jalur pariwisata. Itu yang menjadi super prioritas,” ucapnya.

Adipta menambahkan Selain perbaikan jalan dan jembatan, PUTR Buleleng juga memprioritaskan pembangunan irigasi guna memperkuat ketahanan pangan. Menurutnya, sektor pertanian menjadi tulang punggung Buleleng sehingga ketersediaan air harus dijaga.

“Buleleng ini daerah pertanian. Irigasi kita perkuat agar air stabil untuk mendukung swasembada pangan, sesuai arahan Presiden bahwa pangan menjadi prioritas utama,” Ujar Adipta

0Komentar

sn
sn
Special Ads