TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
1,3 Miliar Dianggarkan Dishub Buleleng Untuk Armada Baru

1,3 Miliar Dianggarkan Dishub Buleleng Untuk Armada Baru

Daftar Isi
×

 

Petugas Dishub Buleleng Sedang Memperbaiki PJU Dengan Mobil Skylift.

SINGARAJA FM,-Untuk mendukung pelayanan penerangan jalan umum (PJU), Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng mengalokasikan lebih dari Rp1,3 miliar untuk membeli satu mobil skylift.

Mengingat luasnya wilayah Buleleng dan tingkat perbaikan lampu jalan yang signifikan di berbagai wilayah, pengadaan armada baru ini dianggap sangat penting.

Menurut Gede Gunawan AP, Kepala Dinas Perhubungan Buleleng, yang dikonfirmasi pada Selasa (6/1), hanya ada satu unit skylift yang digunakan untuk memperbaiki PJU di seluruh wilayah Buleleng, mulai dari timur hingga barat. Kondisi seperti ini sering menyebabkan layanan tidak memadai, terutama ketika banyak lampu jalan bermasalah secara bersamaan.

“Buleleng wilayahnya sangat luas, sementara skylift yang kami miliki hanya satu unit. Jika ada perbaikan di wilayah barat dan timur secara bersamaan, tentu pelayanan menjadi terganggu. Karena itu Bupati menugaskan kami untuk mengadakan satu unit skylift tambahan,” ujarnya.

Pengadaan skylift baru tersebut direncanakan dengan anggaran lebih dari Rp1,3 miliar, kata Guanawan. Saat ini, Dishub masih melakukan konsultasi dengan Unit Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Tujuannya adalah untuk menyelesaikan pengadaan pada triwulan pertama tahun ini.

Ia juga menyatakan bahwa salah satu skylift yang saat ini dimiliki Dishub adalah kendaraan tua tahun 2015 yang sebelumnya digunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan kemudian dialihkan ke Dishub. Menurutnya, satu skylift ini tidak lagi mencukupi untuk memenuhi kebutuhan perbaikan PJU di seluruh wilayah.

“Skylift yang ada ini sudah wara-wiri melayani 148 desa dan kelurahan. Untuk memaksimalkan pelayanan publik, khususnya penerangan jalan, memang perlu tambahan satu unit lagi,” katanya.

Skylift yang akan dibeli nantinya tetap menggunakan model lama dengan jangkauan kerja hingga delapan meter. Namun, desain kendaraan akan dibuat lebih ramping sekitar 10 sentimeter agar lebih mudah menjangkau jalan-jalan desa yang sempit.

Dishub Buleleng mencatat, pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan PJU tergolong padat, terutama pada musim hujan dan saat terjadi bencana alam. Gangguan seperti pohon tumbang, sambaran petir, hingga hujan lebat kerap menyebabkan kerusakan pada lampu penerangan jalan.

0Komentar

sn
sn
Special Ads