![]() |
| Sekwan DPRD Kabupaten Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka |
SINGARAJA FM,-Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng terus mendorong transformasi digital dalam mendukung pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah SIAP DPRD, yang diharapkan mampu mewujudkan sistem pengawasan yang lebih cepat, akurat, transparan, dan paperless atau tanpa penggunaan kertas.
Inovasi tersebut menjadi topik utama dalam program Dialog Interaktif Geliat Buleleng yang disiarkan Radio Singaraja FM 92,0 MHz, Selasa (27/10/2026). Dialog ini menghadirkan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, S.IP., sebagai narasumber utama, serta Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng, Luh Suma Intari, S.Kom., M.A.P., sebagai narasumber kedua.
Sekwan DPRD Kabupaten Buleleng, I Nyoman Riang Pustaka, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD, khususnya dalam mendukung pengawasan yang lebih modern dan akuntabel.
"Melalui inovasi SIAP DPRD, kami ingin mendorong sistem kerja yang lebih efektif, cepat, dan terintegrasi. Pemanfaatan teknologi digital diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas pengawasan sekaligus mendukung terwujudnya tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel," ujarnya.
Menurutnya, penerapan teknologi informasi tidak hanya berkaitan dengan perubahan dari sistem manual ke digital, tetapi juga merupakan upaya membangun budaya kerja yang lebih efisien dan responsif terhadap perkembangan kebutuhan pelayanan publik.
"Transformasi digital bukan sekadar memindahkan proses administrasi ke dalam sistem elektronik, tetapi bagaimana teknologi tersebut benar-benar memberikan manfaat, mempermudah pekerjaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan dan dukungan administrasi terhadap pelaksanaan tugas DPRD," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Pengawasan dan Humas Sekretariat DPRD Kabupaten Buleleng, Luh Suma Intari, menjelaskan bahwa SIAP DPRD menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan proses pengawasan melalui pemanfaatan teknologi informasi, termasuk dalam pengelolaan data dan penyampaian informasi yang lebih sistematis.
"Dari sisi teknis, digitalisasi diharapkan dapat membantu proses pengawasan menjadi lebih terstruktur, memudahkan akses terhadap informasi yang dibutuhkan, serta mendukung pengelolaan data secara lebih cepat dan akurat sesuai dengan kebutuhan kerja," jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sistem digital dalam mengurangi ketergantungan terhadap dokumen fisik atau kertas. Dengan sistem yang lebih terintegrasi, proses administrasi diharapkan menjadi lebih praktis dan efisien.
"Konsep paperless menjadi salah satu bagian penting dalam pengembangan sistem digital. Dengan mengurangi penggunaan dokumen fisik, proses pencarian, pengelolaan, dan pemantauan informasi diharapkan dapat dilakukan secara lebih mudah, efisien, dan tertata," ungkapnya.

0Komentar