![]() |
| Gung Gek Ray |
SINGARAJAFM,- Penyanyi pop Bali, Gung Gek Ray, baru saja merilis single terbarunya berjudul “Pisang Rai” di bawah naungan Tra Jaya Official. Namun, momen yang seharusnya menjadi kebanggaan tersebut justru diwarnai komentar pedas dari sejumlah netizen.
Kekecewaan itu diungkapkan Gung Gek Ray melalui unggahannya di media sosial. Ia mencurahkan isi hati setelah lagu terbarunya yang belum lama dirilis mendapat penilaian negatif dari warganet.
Dalam unggahannya, Gung Gek Ray mengungkapkan bahwa lagu “Pisang Rai” baru dirilis pada pekan sebelumnya. Meski masih terbilang baru, ia mengaku sudah menerima komentar yang menyebut lagu tersebut jelek.
“Lagu terbaru tiang yang berjudul 'Pisang Rai' baru minggu kemarin rilis, sube orange jelek ken netizen e, bein misi hampa kone. Nah, sing ken ken tiang nak sabar dogen. Nak berhak netizen e menilai positif maupun negatif,” tulis Gung Gek Ray.
Meski merasa kesal, penyanyi ini menyadari bahwa setiap karya yang dipublikasikan ke ruang digital terbuka terhadap beragam penilaian. Ia pun mengakui bahwa netizen memiliki hak untuk memberikan tanggapan, baik positif maupun negatif.
Namun, Gung Gek Ray juga menyampaikan pandangan menarik mengenai respons terhadap lagu yang baru dirilis. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan sebuah lagu yang awalnya mendapat cibiran justru kemudian disukai dan membuat pendengarnya ketagihan.
“Tiang nak polos, semeton. Nyen nawang anak e ane menghujat lagu tiange, tiba-tiba candu atau demen ye ningeh, yen be sesai dingeh e. Yen acepok dingeh bise nu jelek orange,” lanjutnya.
Ungkapan tersebut memperlihatkan bahwa di balik kekesalannya, Gung Gek Ray masih memiliki harapan agar lagu “Pisang Rai” dapat diterima oleh pendengar. Ia seolah ingin menunjukkan bahwa penilaian terhadap sebuah karya musik bisa berubah seiring waktu dan intensitas seseorang mendengarkannya.
Peluncuran single baru memang menjadi salah satu momen penting bagi seorang penyanyi. Selain sebagai bentuk kreativitas, perilisan lagu juga menjadi kesempatan untuk memperluas pendengar dan memperkenalkan karya kepada masyarakat.
Di era media sosial, respons publik dapat muncul dengan cepat, termasuk kritik yang terkadang terasa menyakitkan bagi penciptanya maupun penyanyinya. Meski demikian, perbedaan pendapat merupakan bagian dari dinamika industri musik.
Bagi Gung Gek Ray, komentar negatif terhadap “Pisang Rai” tampaknya menjadi ujian tersendiri di awal perjalanan single terbarunya. Kini, menarik untuk melihat bagaimana respons pendengar berkembang dan apakah lagu tersebut nantinya mampu mencuri perhatian serta mendapat tempat di hati pencinta musik Bali.

0Komentar