TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
DPRD Buleleng Soroti Kualitas Proyek Drainase Jalan Diponegoro

DPRD Buleleng Soroti Kualitas Proyek Drainase Jalan Diponegoro

Daftar Isi
×

 Komisi II dan Komisi III Melakukan Monitoring Proyek Pembangunan Drainase dan Penataan Jalan Diponegoro,Kawasan Pasar Anyar Singaraja,Senin (12/10).M

 SINGARAJA FM,- DPRD Kabupaten Buleleng melalui Komisi II dan Komisi III melakukan monitoring proyek pembangunan drainase dan penataan Jalan Diponegoro,Kawasan Pasar Anyar Singaraja,Senin (12/10).Monitoring dilakukan khususnya untuk memastikan kualitas pekerjaan serta penyelesaian proyek sesuai batas waktu yang ditetapkan.

Monitoring dihadiri Ketua Komisi II Wayan Masdana bersama Ketua Komisi III beserta anggota ini bertujuan memastikan pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan, memenuhi spesifikasi teknis, serta dapat diselesaikan tepat waktu. Selain mendukung penataan kawasan pasar, pembangunan drainase tersebut diharapkan mampu memperlancar aliran air dan meminimalisasi potensi genangan maupun banjir

Proyek pembangunan drainase ini dilaksanakan oleh CV. Cadudasa Pratama selaku kontraktor pelaksana dengan CV. Manca Geni sebagai konsultan pengawas. Proyek dengan nilai kontrak sebesar Rp 4.749.733.000 dan masa pelaksanaan 120 hari kalender, terhitung sejak 28 Agustus hingga 17 Desember 2026. Berdasarkan hasil monitoring, progres fisik pekerjaan saat ini telah mencapai 27 persen.

Masdana mengatakan, monitoring merupakan langkah pengawasan DPRD terhadap pelaksanaan proyek agar berjalan sesuai ketentuan. Pelaksana proyek, konsultan pengawas, dan perangkat daerah terkait diminta mengantisipasi serta segera menangani berbagai kendala teknis yang ditemukan di lapangan.

“Monitoring ini kami lakukan untuk memastikan proyek berjalan sesuai spesifikasi dan ketentuan yang telah ditetapkan. Setiap kendala yang ditemukan harus segera ditindaklanjuti agar tidak menghambat penyelesaian pekerjaan,” ujar Masdana.

Menurutnya, setiap hambatan harus ditindaklanjuti melalui koordinasi dan evaluasi bersama pihak terkait agar tidak mengganggu progres maupun kualitas pekerjaan.

Pembangunan drainase di kawasan Pasar Anyar juga diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari penataan kawasan Jalan Diponegoro, tetapi mampu mengatasi persoalan genangan air secara berkelanjutan.

DPRD Buleleng menegaskan, kualitas pekerjaan harus tetap menjadi prioritas di tengah tuntutan penyelesaian proyek tepat waktu. Infrastruktur yang dibangun harus memberikan manfaat nyata bagi pedagang, pengguna jalan, dan masyarakat sekitar.

Pengawasan dan evaluasi akan menjadi bagian penting untuk memastikan proyek tersebut terlaksana sesuai ketentuan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

"Kami ingin memastikan pengerjaan proyek ini berjalan dengan baik. Dari hasil peninjauan, masih terdapat beberapa kendala, baik terkait aktivitas parkir, pedagang, maupun kondisi teknis saluran drainase yang perlu dikoordinasikan dengan dinas terkait agar tidak menghambat penyelesaian pekerjaan," ungkap Masdana.

0Komentar

sn
sn
Special Ads