TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
ASN Corporate University dan Si Bijak Paten Diluncurkan, Pengembangan Kompetensi ASN Buleleng Terintegrasi

ASN Corporate University dan Si Bijak Paten Diluncurkan, Pengembangan Kompetensi ASN Buleleng Terintegrasi

Daftar Isi
×
    Peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10).

SINGARAJA FM,-Pemerintah Kabupaten Buleleng mulai memperkuat sistem pengembangan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) melalui peluncuran ASN Corporate University dan Sistem Informasi Kebijakan Pengembangan Kompetensi (Si Bijak Paten) di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Senin (19/10/2026).

Kehadiran kedua sistem ini menjadi langkah untuk mendorong pengembangan kapasitas ASN yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. Pengembangan kompetensi tidak lagi hanya berorientasi pada kegiatan pelatihan formal, tetapi juga diarahkan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan tugas dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

ASN Corporate University dirancang sebagai pendekatan pembelajaran terintegrasi di lingkungan pemerintahan. Melalui sistem ini, proses peningkatan kapasitas aparatur diharapkan dapat diselaraskan dengan kebutuhan organisasi, target kinerja, serta program prioritas pembangunan daerah.

Sementara itu, Si Bijak Paten menjadi sistem informasi yang mendukung pengelolaan kebijakan pengembangan kompetensi ASN. Aplikasi ini diharapkan membantu proses perencanaan dan pengelolaan pengembangan kompetensi agar lebih terarah serta sesuai dengan kebutuhan masing-masing perangkat daerah.

Peluncuran kedua sistem tersebut dilakukan melalui kolaborasi Pemkab Buleleng dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). Kegiatan ini dihadiri Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq Dea, Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, unsur pimpinan DPRD, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Buleleng.

Dalam arahannya, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN harus dibarengi dengan integritas, kredibilitas, transparansi, dan akuntabilitas.

“Pengembangan seluruh ASN ini penting agar mereka memiliki kompetensi, kredibilitas, dan integritas. Pelaksanaannya juga harus transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi,” tegas Sutjidra.

Implementasi sistem pembelajaran tersebut akan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari unsur pimpinan, pejabat struktural dan fungsional, hingga kepala seksi, sebelum diteruskan kepada seluruh staf di masing-masing perangkat daerah.

Pola ini diharapkan membuat proses pembelajaran lebih terstruktur sekaligus memastikan setiap aparatur memahami arah kebijakan dan program prioritas daerah. Dengan demikian, peningkatan kompetensi tidak berhenti pada pemenuhan administrasi pelatihan, tetapi dapat mendukung pelaksanaan pekerjaan dan pencapaian target organisasi.

Kepala LAN Dr. Muhammad Taufiq Dea mengapresiasi langkah Pemkab Buleleng dalam membangun ekosistem pembelajaran bagi ASN. Menurutnya, transformasi birokrasi membutuhkan kepemimpinan yang visioner serta kemauan untuk mengubah pola kerja lama menjadi lebih adaptif.

“Transformasi birokrasi tidak akan berjalan tanpa adanya kepemimpinan yang visioner dan keberanian untuk mengubah cara-cara lama menjadi lebih adaptif. Apa yang dilakukan Pemkab Buleleng hari ini patut menjadi teladan bagi daerah lain dalam membangun ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan,” ungkapnya.

Melalui ASN Corporate University dan Si Bijak Paten, Pemkab Buleleng menargetkan terbentuknya sistem pengembangan kompetensi yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan organisasi dan pelayanan masyarakat.

Keberhasilan penerapan kedua sistem ini nantinya akan ditentukan oleh konsistensi pelaksanaan, pemanfaatan aplikasi oleh seluruh perangkat daerah, serta kemampuan menerjemahkan hasil pembelajaran menjadi peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.

0Komentar

sn
sn
Special Ads