![]() |
| Pohon Jambu Mente Tumbang Menimpa Mobil di Kelurahan Astina,Kamis (24/9) |
SINGARAJA FM,-Pohon jambu mente berdiameter sekitar 80 sentimeter tumbang dan menimpa sebuah mobil yang sedang terparkir di Kelurahan Astina, Kecamatan Buleleng, Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 12.37 Wita. Peristiwa tersebut diduga dipicu angin kencang ditambah kondisi pohon yang telah lapuk.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, satu unit mobil Toyota Agya dengan nomor polisi DK 1330 BC milik Ni Kadek Aridani Basunari, S.Pd., M.Si., tertimpa pohon yang tumbang.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, S.P., mengatakan pihaknya langsung mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) setelah menerima laporan adanya pohon tumbang tersebut.
“Begitu laporan kami terima, personel TRC langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Prioritas kami adalah memastikan kondisi di lokasi aman, kemudian mengevakuasi pohon yang menimpa kendaraan,” ujar I Gede Suyasa.
Menurutnya, kondisi pohon yang sudah lapuk menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko tumbang ketika terjadi angin kencang. Karena itu, masyarakat diminta lebih waspada terhadap keberadaan pohon yang berada di sekitar lingkungan rumah, tempat parkir maupun fasilitas umum.
“Dari informasi di lapangan, pohon yang tumbang ini jenis jambu mente dengan diameter kurang lebih 80 sentimeter. Selain faktor angin, kondisi pohon yang sudah lapuk juga menjadi salah satu penyebabnya,” jelasnya.
Penanganan dilakukan oleh TRC Regu I BPBD Buleleng dengan dibantu anggota TRC Regu III. Petugas melakukan pemotongan batang dan ranting pohon agar dapat segera dievakuasi dari kendaraan dan lokasi kejadian.
“Kami melakukan pemotongan secara bertahap karena pohon cukup besar dan menimpa kendaraan yang sedang parkir. Penanganan dilakukan dengan tetap memperhatikan keselamatan petugas maupun masyarakat di sekitar lokasi,” kata Suyasa.
Dalam proses evakuasi, BPBD Buleleng juga berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait. Di antaranya Kanit SPK Polres Buleleng beserta anggota, Babinsa, Lurah Astina, Satpol PP Kecamatan Buleleng, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, PLN serta masyarakat setempat.
“Penanganan bencana seperti pohon tumbang membutuhkan koordinasi lintas sektor. Kami mengapresiasi dukungan kepolisian, TNI, kelurahan, DLH, PLN dan masyarakat yang ikut membantu sehingga proses penanganan dapat dilakukan bersama-sama,” ungkapnya.
Suyasa juga mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pohon yang terlihat sudah tua atau mengalami pelapukan. Terlebih, saat kondisi cuaca disertai angin kencang.
“Kami mengimbau masyarakat untuk melihat kondisi pohon di lingkungan masing-masing. Kalau ada pohon yang sudah lapuk, miring atau dinilai membahayakan, sebaiknya segera dilaporkan agar bisa ditindaklanjuti sebelum terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” tegasnya.
Dalam penanganan tersebut, petugas BPBD membawa sejumlah peralatan, di antaranya lima unit mesin senso, satu linggis dan bahan bakar untuk mendukung proses pemotongan serta evakuasi pohon.
Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Setelah pohon berhasil ditangani, petugas memastikan kondisi lokasi kembali aman.

0Komentar