SINGARAJA FM,-Semangat kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui perayaan seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan peran nyata generasi muda dalam membangun daerah. Hal tersebut menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama organisasi kemasyarakatan pemuda se-Kabupaten Buleleng dengan tema “Merdeka Versi Generasi Muda: Berdaya, Berkarya dan Berdampak.”
Kegiatan yang berlangsung di Ruang FHSI Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Senin (31/8), tersebut merupakan rangkaian perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia. Forum ini menghadirkan,Wakil Bupati Buleleng,Gede Supriatna,Ketua KPU Provinsi Bali,I Dewa Agung Gede Lidartawan, S.TP., M.P dan Akademisi Prof.Dr. I Nengah Suastika,S.Pd sebagai narasumber dan menjadi ruang dialog bagi pemuda untuk menyampaikan gagasan, bertukar pengalaman, sekaligus membahas berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah perubahan zaman.
Wakil Bupati Buleleng, Gede Supriatna, dalam kesempatan tersebut mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan. Pemuda dinilai memiliki posisi strategis sebagai penggerak perubahan sekaligus penerus estafet pembangunan bangsa.
Menurutnya, kemerdekaan di era saat ini dapat diwujudkan melalui keberanian pemuda untuk berinovasi, berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kreativitas dan kemampuan beradaptasi menjadi modal penting bagi generasi muda untuk menghadapi perkembangan teknologi serta dinamika sosial yang semakin cepat.
“Estafet kemerdekaan sekarang ada di tangan generasi muda. Karena itu, pemuda harus berani berinovasi, berkarya dan menciptakan sesuatu yang memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” ujar Supriatna.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan berbagai organisasi kemasyarakatan pemuda dalam forum tersebut. Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki peran penting sebagai wadah pembentukan karakter, kepemimpinan serta pengembangan potensi generasi muda.
Supriatna berharap FGD tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat melahirkan gagasan dan gerakan konkret yang bisa diimplementasikan. Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dunia pendidikan dan masyarakat juga dinilai penting untuk menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya kreativitas anak muda Buleleng.
Sementara itu, tema “Merdeka Versi Generasi Muda: Berdaya, Berkarya dan Berdampak” menjadi pengingat bahwa makna kemerdekaan dapat diwujudkan dengan cara yang relevan dengan kondisi generasi saat ini. Pemuda yang berdaya diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, pemuda yang berkarya mampu menghasilkan inovasi, sedangkan pemuda yang berdampak mampu menghadirkan perubahan positif bagi masyarakat.
Melalui forum tersebut, semangat HUT ke-81 Republik Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga menjadi pemantik bagi generasi muda Buleleng untuk mengambil peran dalam melanjutkan pembangunan dan mengisi kemerdekaan dengan karya nyata.

0Komentar