TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Nostalgia Buleleng Tempo Dulu Bakal Dihidupkan,Warung Patokan Kembali Hadir di Bulfest 2026

Nostalgia Buleleng Tempo Dulu Bakal Dihidupkan,Warung Patokan Kembali Hadir di Bulfest 2026

Daftar Isi
×
Bupati Buleleng, Nyoman Sutjidra

SINGARAJA FM,-Warung Patokan menjadi bagian dari nostalgia masa lalu yang cukup melekat di tengah masyarakat Buleleng. Kehadirannya kembali  di Buleleng Festival 2026 diharapkan mampu menghidupkan suasana Buleleng tempo dulu sekaligus mengajak generasi sekarang mengenal salah satu cerita warung dan kehidupan sosial masyarakat Buleleng pada masanya.

Mereka yang pernah tinggal atau berkunjung ke Buleleng pada era tempo dulu, nama Warung Patokan mungkin bukan sesuatu yang asing. Tempat yang kala itu menjadi salah satu lokasi berbelanja sekaligus nongkrong.Diangkatnya kembali warung patokan dalam gelaran Buleleng Festival 2026 akan membawa memori atau kenangan warga tentang sebuah tempat unik yang hanya ada dibuleleng.

Kehadirannya kembali Warung Patokan dalam gelaran Bulfest 2026 diharapkan mampu menghidupkan suasana Buleleng tempo dulu sekaligus mengajak generasi sekarang mengenal salah satu cerita warung dan kehidupan sosial masyarakat Buleleng pada masanya.Kehadiran kembali warung patokan yang ngetrend disebut matok pada jamannya diharapkan akan menjadi bagian dari nostalgia masa lalu yang cukup melekat di tengah masyarakat.

Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra menyatakan, Dagang Patokan akan kembali dihadirkan dalam Buleleng Festival 2026. Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap rencana tersebut ternyata cukup besar.

“Dagang Patokan akan hadir kembali di Buleleng Festival. Mendengar semuanya, ternyata konsentrasi masyarakat Buleleng itu ke Dagang Patokan semua ini,” ujar Sutjidra.

Namun, kehadiran Dagang Patokan dalam festival kali ini juga dibumbui aturan unik, khususnya bagi para pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Sutjidra menyampaikan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dan para kepala bagian (kabag) yang berbelanja di Dagang Patokan nantinya tidak diperbolehkan menawar harga maupun meminta uang kembalian.

“Yang belanja di Dagang Patokan ini, khususnya pimpinan OPD dan kabag-kabag, tidak boleh nawar dan tidak boleh minta kembalian. Pokoknya minum teh, kopi, jajan, ya segitu,” katanya.

Aturan tersebut disampaikan dengan cara yang jenaka, tetapi juga merupakan bagian dari gagasan nostalgia dagang patokan yang akan dihidupkan kembali. Bahkan Bupati Sutjidra bercanda bahwa aturan tersebut pada akhirnya dapat menguntungkan penyelenggara.

Kembalinya Dagang Patokan diperkirakan akan menjadi salah satu daya tarik tersendiri dari Buleleng Festival 2026. Selain menawarkan berbagai aktivitas dan hiburan, itu juga akan mengajak masyarakat untuk bernostalgia dengan sejarah Buleleng dan suasananya.

Kemunculan kembali Dagang Patokan tentu memberi kesempatan bagi mereka yang pernah hidup di Buleleng pada masa lalu untuk bernostalgia. Di sisi lain, bagi generasi muda, kehadirannya dapat menawarkan kesempatan untuk mengenal kembali jejak kehidupan sosial masyarakat Buleleng pada masa lalu.

Patut ditunggu bagaimana suasana Warung Patokan akan dihidupkan kembali di Buleleng Festival 2026.Sebuah nama dari sebuah tempat yang melegenda yang kembali dibicarakan dijaman milenia dan generasi Z.


0Komentar

sn
sn
Special Ads