TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Rumah Milik PNS  di Seririt Dilalap Api, Damkar Buleleng Berjibaku Selama Dua Jam Padamkan Kebakaran

Rumah Milik PNS di Seririt Dilalap Api, Damkar Buleleng Berjibaku Selama Dua Jam Padamkan Kebakaran

Daftar Isi
×
Rumah Milik Kadek Agus Ardana di Jalan Sudirman,Seririt Terbakar,Jumat (31/7)

SINGARAJA FM,-Sebuah rumah milik Kadek Agus Ardana (40), seorang PNS guru, yang beralamat di Jalan Sudirman Nomor 81, Kelurahan Seririt, Kecamatan Seririt, dilalap si jago merah pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 09.00 Wita.

Laporan kebakaran diterima Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng dari seorang warga bernama Ogik, yang kemudian langsung ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel ke lokasi. Petugas berangkat pada pukul 09.00 Wita dan tiba hanya dua menit kemudian, yakni pukul 09.02 Wita.

Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman dan pendinginan. Proses penanganan berlangsung selama kurang lebih 2 jam 15 menit hingga api berhasil dipastikan padam sepenuhnya. Kebakaran menghanguskan sebuah rumah dengan luas area terdampak sekitar 4 are. Dalam proses pemadaman, petugas menghabiskan sekitar 15 tangki air untuk menjinakkan kobaran api.

Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material masih dalam pendataan.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Buleleng, I Gede Arya Suardana, AP., MM, mengatakan kecepatan respons personel menjadi faktor penting dalam meminimalkan dampak kebakaran.

"Begitu menerima laporan dari masyarakat, kami langsung mengerahkan personel menuju lokasi tanpa menunda waktu. Setibanya di lokasi, petugas segera melakukan pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar agar kobaran api tidak merambat ke bangunan lain. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam lima belas menit karena petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali. Kami bersyukur penanganan berjalan dengan lancar sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kami juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang sigap melaporkan kejadian tersebut, karena informasi yang cepat sangat membantu petugas memberikan respons secara maksimal serta meminimalkan dampak yang ditimbulkan," ujarnya.

Arya Suardana menambahkan, masyarakat diharapkan semakin meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh korsleting listrik maupun kelalaian dalam penggunaan api.

"Kami mengimbau masyarakat agar secara rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, menggunakan peralatan elektronik sesuai standar keamanan, tidak meninggalkan kompor atau sumber api dalam keadaan menyala tanpa pengawasan, serta menyiapkan alat pemadam api ringan apabila memungkinkan. Pencegahan adalah langkah terbaik untuk menghindari terjadinya kebakaran. Selain itu, apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran atau kondisi yang berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada Dinas Pemadam Kebakaran agar kami dapat memberikan penanganan secepat mungkin. Semakin cepat laporan diterima, semakin besar peluang kami menyelamatkan jiwa maupun harta benda masyarakat," pungkasnya.

0Komentar

sn
sn
Special Ads