![]() |
| Pengurus PTMSI Buleleng periode 2026-2030 |
SINGARAJA FM,-Tiga kali berturut-turut menjadi juara umum, tenis meja kini jadi tumpuan medali Kabupaten Buleleng di Porprov. Tantangan mempertahankan tradisi emas itu berada di pundak kepengurusan baru PTMSI Buleleng periode 2026-2030, apalagi Buleleng akan jadi tuan rumah Porprov 2027.
Hal itu disampaikan Ketua Umum PTMSI Kabupaten Buleleng terpilih, Made Lestariana, usai dikukuhkan dan dilantik oleh Sekretaris Umum PTMSI Provinsi Bali Komang Wijaya, Jumat (10/7).
"Kita khususnya saya sendiri dipilih sebagai Ketua Umum PTMSI Kabupaten Buleleng periode 2026-2030. Di situ berisi tanggung jawab bagaimana kita mempertahankan prestasi yang telah diraih sebelumnya, dan kalau bisa meningkatkan prestasi ke depannya," ujar Made Lestariana.
Ia menyebut, tiga Porprov terakhir tenis meja Buleleng berhasil meraih juara umum. Dengan Buleleng menjadi tuan rumah Porprov 2027 yang akan datang, mempertahankan gelar juara umum menjadi tantangan tersendiri.
"Tantangan kita juga menyangkut penyiapan atlet. Atlet kita sekarang yang kita andalkan tentunya sudah senior-senior. Kita harus menyiapkan atlet junior, kadet, dan pemula yang bisa terus menyambung prestasi seniornya," jelasnya.
Untuk itu, kepengurusan baru telah membentuk dua bidang kerja. Yaitu Bidang Prestasi yang berhubungan dengan sport intelligence, dan Bidang Pembibitan, Pembinaan serta Pemanduan Bakat.
"Kita berharap bisa terus menjaring pemula, kadet, dan junior untuk bisa ditempa, nantinya bisa melanjutkan prestasi-prestasi seniornya," tambahnya.
Tantangan lain yang disoroti adalah sarana dan prasarana. Made Lestariana memastikan Pemkab Buleleng akan menyiapkan venue yang representatif agar Porprov 2027 sukses dalam prestasi maupun penyelenggaraan.
Ketua KONI Buleleng Gede Supriatna menambahkan, saat ini persiapan Porprov fokus pada tiga hal, kepanitiaan, kesiapan venue, dan pembinaan atlet. Koordinasi telah dilakukan dengan KONI Provinsi dan Bupati Buleleng.
Dari hasil pendataan bersama Dinas PU, kebutuhan rehabilitasi dan pembangunan venue ditaksir mencapai Rp38 miliar. Sementara untuk pelaksanaan kegiatan diperkirakan Rp17 miliar. Pendanaan akan bersumber dari KONI Pusat dan sharing dengan Pemkab Buleleng selaku tuan rumah.
"Semoga kepengurusan PTMSI Buleleng bisa menjalankan tugas dengan baik dan harapan kami sinergi antara PTMSI Buleleng dengan KONI bisa berjalan untuk nantinya bisa meraih prestasi terbaik," pungkasnya.

0Komentar