TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Tradisi Kenduri Menjelang Galungan, Wujud Syukur dan Kebersamaan Umat Hindu di Banyuwangi

Tradisi Kenduri Menjelang Galungan, Wujud Syukur dan Kebersamaan Umat Hindu di Banyuwangi

Daftar Isi
×
Tradisi Kenduri Umat Hindu Banyuwangi Menyambut Hari Raya Galungan


SINGARAJA FM,-Menjelang Hari Raya Galungan, umat Hindu di Banyuwangi, Khususnya yang ada di dusun Sumber Agung, Desa Karangdoro kecamatan Tegalsari tepatnya di pura Satya Darma masih melestarikan tradisi kenduri sebagai bagian dari rangkaian persiapan menyambut hari suci kemenangan Dharma melawan Adharma. 

Tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun ini tidak hanya menjadi sarana doa dan ungkapan syukur kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta para leluhur, tetapi juga mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.

Berbeda dengan beberapa daerah lain, kenduri di Banyuwangi dilaksanakan secara bergiliran dari rumah ke rumah. Warga berkumpul untuk berdoa bersama, menikmati hidangan yang disiapkan tuan rumah, serta saling mendoakan keselamatan dan kesejahteraan menjelang perayaan Galungan,dan sebelum kenduri masyarakat biasanya melakukan nyekar ke makam keluarga yang sudah tiada.

Tradisi ini juga menjadi wadah memperkuat nilai gotong royong dan toleransi. Tidak hanya diikuti oleh umat Hindu, masyarakat dari berbagai latar belakang agama turut hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka mencerminkan harmonisasi kehidupan bermasyarakat yang telah terjalin sejak lama.

Berbagai hidangan tradisional seperti nasi, ayam, kue apem, dan rempeyek disajikan kepada para peserta kenduri. Hidangan tersebut menjadi simbol rasa syukur atas berkah yang telah diterima sekaligus harapan akan kemakmuran dan kebahagiaan di masa mendatang.

Selain memiliki nilai sosial, tradisi kenduri juga mengandung makna spiritual yang mendalam. Melalui doa bersama dan kebersamaan yang terjalin, masyarakat diajak untuk menjaga keharmonisan hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan sekitar.

Di tengah arus modernisasi, tradisi kenduri tetap dipertahankan oleh umat Hindu di Banyuwangi sebagai warisan budaya yang sarat nilai kebersamaan, persaudaraan, dan penghormatan terhadap leluhur. Tradisi ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kearifan lokal masih hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi dalam menyambut Hari Raya Galungan.

0Komentar

sn
sn
Special Ads