![]() |
| Putu Putri Adelia Savitri, S.Pd., atau Yang Akrab Disapa Bu Putri |
SINGARAJA FM,-Sosok guru kreatif asal Denpasar tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial hingga menarik perhatian media nasional. Ia adalah Putu Putri Adelia Savitri, S.Pd., atau yang akrab disapa Bu Putri, seorang guru Bahasa Bali di SD Negeri 26 Dangin Puri.
Bu Putri viral berkat cara uniknya dalam memberikan penilaian kepada siswa. Alih-alih hanya menuliskan angka, ia menghiasi lembar jawaban siswa dengan doodle lucu, meme ekspresif, serta catatan personal berisi pesan-pesan penyemangat.
Setiap catatan yang ditulis disesuaikan dengan karakter masing-masing siswa, sehingga terasa lebih dekat dan membangun kedekatan emosional. Salah satu pesan yang menarik perhatian warganet adalah kalimat khasnya, “Jegeg anakne, jegeg nilaine. Bu Putri masi jegeg,” yang berarti “Cantik anaknya, cantik nilainya. Bu Putri juga cantik.”
Metode ini dilakukan bukan tanpa tujuan. Bu Putri ingin menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus mengurangi rasa sedih siswa ketika mendapatkan nilai yang kurang memuaskan. Dengan pendekatan tersebut, ia berharap semangat belajar anak-anak tetap terjaga.
Aksi kreatifnya pun langsung menuai beragam respons positif dari warganet. Banyak yang mengaku gemas sekaligus terinspirasi dengan pendekatan yang dinilai berbeda dari metode penilaian pada umumnya.
Salah satu komentar datang dari akun Dewi Jayanti yang menuliskan, “Gemesss, kreatif sekali bu guru ini, lain dari yang lain.” Komentar serupa bahkan berulang kali muncul, menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat.
Warganet lainnya juga mengapresiasi pendekatan personal yang dilakukan Bu Putri. “Saya suka Bu Guru, apalagi feedback seperti ini dikaitkan dengan karakter siswa,” tulis akun lainnya.
Fenomena ini menjadi bukti bahwa inovasi sederhana dalam dunia pendidikan dapat memberikan dampak besar, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga menginspirasi para pendidik lainnya untuk lebih kreatif dalam mendampingi proses belajar mengajar.
Kehadiran sosok seperti Bu Putri diharapkan mampu menjadi contoh bahwa pendidikan tidak hanya soal nilai angka, tetapi juga tentang membangun semangat, kepercayaan diri, dan kebahagiaan siswa dalam belajar.

0Komentar