![]() |
| Kedai KUYKOPi |
SINGARAJA FM,-Di tengah hangatnya suasana sore kawasan Pantai Indah, Buleleng, sebuah usaha kopi sederhana bernama KUYKOPi mulai menarik perhatian masyarakat, khususnya kalangan anak muda. Berkonsep street coffee di pinggir pantai, usaha ini hadir tidak hanya sebagai tempat menikmati kopi, tetapi juga menjadi simbol perjuangan anak muda Buleleng dalam membangun usaha dari keterbatasan.
Di balik berdirinya KUYKOPi terdapat sosok pemilik kelahiran Bantang Banua, Kelurahan Sukasada, 2 Juli 1995, yang sehari-hari berprofesi sebagai guru sekolah dasar (SD). Selepas menjalankan tugas mengajar, ia melanjutkan aktivitas dengan meracik kopi dan melayani pelanggan di kawasan Pantai Indah hingga malam hari.
Usaha tersebut mulai dirintis pada awal Februari 2026 dengan konsep sederhana. Pada awal pembukaan, minuman yang dijual masih dikemas menggunakan botol, sebelum kemudian berkembang menggunakan kemasan cup seperti saat ini. “Awal buka usaha ini kemasannya botolan, belum pakai cup,” ungkap pemilik KUYKOPi.
Meski dijalankan dengan peralatan sederhana, usaha tersebut perlahan mendapat tempat di hati pelanggan. Suasana santai pinggir pantai, ditemani kopi saat menikmati matahari terbenam, menjadi daya tarik tersendiri yang membuat KUYKOPi ramai dikunjungi pada sore hingga malam hari.
Untuk menu, KUYKOPi menawarkan berbagai pilihan minuman kopi maupun nonkopi. Sejumlah menu kopi yang menjadi favorit pelanggan di antaranya Cappuccino, Coffee Latte, dan Brown Sugar Latte. Sementara dari kategori nonkopi, Matcha Latte menjadi minuman yang paling banyak diminati.
Tak hanya itu, KUYKOPi juga menghadirkan keunikan tersendiri melalui varian khas Klepon Latte, yang menjadi salah satu pembeda dari usaha kopi lainnya. “Keunikan KUYKOPi ada varian Klepon Latte untuk menu coffee,” ujarnya.
Dalam memperkenalkan produknya, pemilik KUYKOPi memanfaatkan kekuatan media sosial sebagai strategi promosi. Platform seperti Facebook, Instagram, dan TikTok digunakan untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus mengenalkan konsep kopi pinggir pantai kepada masyarakat.
Di balik semangat berwirausaha, pemilik KUYKOPi juga memiliki harapan besar untuk masa depan usahanya. Ia bercita-cita dapat membuka kedai tetap atau coffee shop, sekaligus ikut mendukung pemberdayaan petani kopi lokal di Kabupaten Buleleng.
Menurutnya, kualitas kopi Buleleng sangat baik dan memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan. Dalam usahanya, ia bahkan mulai menggunakan produk kopi lokal, salah satunya kopi Putru dari Umejero.
“Harapannya bisa membuka kedai tetap atau coffee shop dan ikut menghidupkan petani kopi di Buleleng karena kualitas kopinya sangat bagus. Saya juga memakai produk lokal, yaitu kopi Putru dari Umejero,” katanya.
Perjalanan KUYKOPi tidak selalu berjalan mulus. Tantangan berupa dagangan sepi, cuaca buruk, hingga membagi waktu antara profesi sebagai guru dan pelaku usaha sempat dirasakan. Namun hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berkembang.
Bagi dirinya, usaha bukan sekadar mencari keuntungan, melainkan bentuk perjuangan membangun mimpi dan membuktikan bahwa generasi muda Buleleng mampu menciptakan peluang melalui kerja keras, kreativitas, dan keberanian memulai.
Kini, KUYKOPi menjadi lebih dari sekadar usaha kopi pinggir jalan. Kehadirannya menjadi inspirasi bahwa semangat mengabdi sebagai pendidik dapat berjalan beriringan dengan semangat berwirausaha demi masa depan yang lebih baik.

0Komentar