TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak Meningkat,Buleleng Tertinggi Kedua di Bali

Kasus Kekerasan Seksual Pada Anak Meningkat,Buleleng Tertinggi Kedua di Bali

Daftar Isi
×

Ilustrasi Kekerasan Seksual Pada Anak

SINGARAJA FM,-Kasus kekerasan fisik dan seksual di Bali mengalami peningkatan segnifikan setiap tahunnya.Hal ini menjadi ancaman serius dan memerlukan perhatian dari pemerintah.

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), tercatat 383 kasus terjadi sepanjang 2024. Sementara itu, pada 2025 jumlah laporan meningkat menjadi 504 kasus per 31 Desember 2025. Artinya, terjadi lonjakan 121 kasus dalam kurun waktu satu tahun.

Data juga menunjukkan peningkatan signifikan pada kasus kekerasan terhadap anak. Pada 2024 tercatat 257 kasus berdasarkan bentuk kekerasan. Angka tersebut naik menjadi 348 kasus pada 2025.

Jika dirinci berdasarkan bentuk kekerasan pada 2025, kekerasan psikis menempati urutan tertinggi dengan 134 kasus. Disusul kekerasan seksual sebanyak 86 kasus, kategori lainnya 85 kasus, kekerasan fisik 32 kasus, penelantaran 10 kasus, eksploitasi 1 kasus, dan trafficking nihil kasus.

Berdasarkan wilayah kejadian pada 2025, Denpasar menjadi daerah dengan jumlah laporan tertinggi yakni 201 kasus. Disusul Buleleng 81 kasus, Jembrana 64 kasus, Karangasem 46 kasus, Gianyar 44 kasus, Bangli 21 kasus, Klungkung 19 kasus, Tabanan 17 kasus, dan Badung 11 kasus.

Pada 2024, Denpasar juga mencatat angka tertinggi dengan 185 kasus. Berikutnya Tabanan 42 kasus, Badung 37 kasus, Gianyar 33 kasus, Buleleng 30 kasus, Karangasem 36 kasus, Bangli 10 kasus, Klungkung 10 kasus, dan Jembrana nihil laporan.

0Komentar

sn
sn
Special Ads