TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Imbas Penataan Titik Nol Singaraja PLN Lakukan Pengamanan Jaringan  Kabel di Area Terdampak

Imbas Penataan Titik Nol Singaraja PLN Lakukan Pengamanan Jaringan Kabel di Area Terdampak

Daftar Isi
×
Pengamanan Jaringan Kabel Listrik di Proyek Titil Nol Singaraja 


SINGARAJA FM,-PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bali Utara terus melakukan pengamanan jaringan listrik sebagai bagian dari dukungan terhadap proyek penataan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di kawasan Titik Nol Singaraja. Upaya ini dilakukan guna menjamin keselamatan pekerja proyek maupun masyarakat dari potensi bahaya kelistrikan selama proses pembangunan berlangsung.

Asisten Manajer Jaringan Distribusi Unit Induk Distribusi (UID) Bali UP3 Bali Utara, Putu Agus Cipta Kusuma, mengatakan saat ini PLN sedang fokus pada tahap pengamanan jaringan yang berada di area proyek.

"Saat ini progres kami adalah dalam tahap pengamanan untuk pelaksanaan pengerjaan proyek Titik Nol Singaraja. Tujuannya supaya teman-teman dari PU maupun vendor pelaksana di sana aman dari bahaya listrik," ujar Agus Cipta Kusuma, Kamis 5 Maret 2026.

Cipta Kusuma mengatakan Sebagai bagian dari penataan tersebut, PLN juga melakukan relokasi sejumlah infrastruktur kelistrikan. Salah satunya dengan memindahkan gardu listrik yang sebelumnya berada di depan Kantor Bupati Buleleng. 

"Gardu yang awalnya berada di depan Kantor Bupati, nantinya akan digeser atau dipindahkan ke sisi barat. Itu proses yang sedang berjalan saat ini," imbuhnya.

Cipta Kusuma mengatakan Selain itu, PLN juga memberikan penjelasan terkait pemadaman listrik yang sempat dikeluhkan masyarakat di kawasan pusat pemerintahan.  pemadaman memang dilakukan sebagai bagian dari proses pengamanan jaringan, termasuk penanganan tiang listrik yang berpotensi roboh akibat aktivitas penggalian proyek.Meski demikian, pemadaman yang terjadi lebih lama dari jadwal sebelumnya disebabkan adanya gangguan tak terduga. 

"Kemarin itu sebenarnya kami mengamankan tiang yang terancam roboh akibat adanya penggalian di lokasi proyek. Secara jadwal, pekerjaan pemeliharaan kami sebenarnya sudah selesai pada pukul 15.00 Wita. Namun, ternyata terjadi gangguan di sisi timur, yakni adanya kabel tembus," jelas Cipta Kusuma.

Cipta Kusuma menambahkan Kerusakan pada kabel bawah tanah tersebut memerlukan waktu penanganan lebih lama karena tingkat kesulitannya cukup tinggi. Akibatnya, durasi pemadaman listrik bertambah hingga sekitar lima jam, dengan wilayah terdampak meliputi area Kantor Bupati hingga DPRD Buleleng.

"Menanggapi keluhan warga mengenai pemadaman yang dianggap mendadak, Kami  menegaskan bahwa setiap pemadaman terencana selalu disertai sosialisasi terlebih dahulu kepada pihak terkait."Ujar Cipta Kusuma.

0Komentar

sn
sn
Special Ads