![]() |
| Polisi Lakukan Olah TKP di Tempat Kejadian |
SINGARAJA FM,-Kecelakaan adu jangkrik
melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Kubutambahan–Desa Pakisan,
tepatnya wilayah Banjar Dinas Pakisan, Desa Pakisan, Kecamatan Kubutambahan,
Sabtu (10/1) malam.
Seorang pengendara
lanjut usia meninggal dalam insiden tersebut, sementara pengendara lain
mengalami luka-luka.
Dua kendaraan yang
terlibat dalam kecelakaan terjadi sekitar pukul 19.40 WITA dan dilaporkan
kepada polisi sekitar pukul 20.15 WITA. Mereka adalah Suzuki Sogun DK 4602 UAU
dan Honda Scoopy DK 5304 AE.
Minggu (11/1) IPTU
Yohana Rosalin Diaz, Kasi Humas Polres Buleleng, membenarkan adanya kecelakaan
tersebut. Hasil pemeriksaan TKP dan keterangan saksi menunjukkan bahwa
kecelakaan terjadi saat I Made Lemes (59), seorang Banjar Dinas Pakisan,
mengemudi sepeda motor Suzuki Sogun DK 4602 UAU dari arah barat ke timur.
“Sesampainya di lokasi
kejadian, pengendara Suzuki Sogun mengambil jalur ke kanan. Pada saat
bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Scoopy DK 5304 AE
dengan kecepatan cukup tinggi, sehingga tabrakan adu jangkrik tidak dapat
dihindari,” jelas IPTU Yohana.
Akibat benturan keras
tersebut, I Made Lemes mengalami luka serius. Korban diketahui tidak
menggunakan helm saat berkendara. Korban mengalami luka lecet pada tangan dan
kaki kanan, mengeluarkan darah dari telinga kiri dan hidung, serta dalam
kondisi tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.
Korban sempat
dievakuasi dan dilarikan ke RSU Pratama Giri Mas untuk mendapatkan penanganan
medis. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal
dunia oleh pihak medis.
Sementara itu, Kadek
Mosiana (39), warga Desa Pakisan dan pengendara Honda Scoopy, mengalami luka
lecet pada kaki kanan. Korban sadar dan mendapatkan perawatan medis di RS
Kertha Usada Singaraja.
“Kita selalu mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm standar, serta berkendara dengan kecepatan yang aman,” tutup Yohana.

0Komentar