![]() |
| Kasat Lantas Polres Buleleng, AKP Bachtiar Arifin |
SINGARAJA FM,-Buntut dari kecelakaan
yang terjadi di simpang empat desa panji yang merenggut nyawa Made Serina(59)
yang ditemukan dalam keadaan meninggal Dunia di pantai Lingga setelah
sebelumnya saat terlibat kecelakaan jatuh ke saluran irigasi yang ada disebelah
lampu merah panji tersebut pada hari Senin (12/1)Pagi.
Polisi masih
mendalami kecelakaan tersebut yang menewaskan Made Serina,
59, pensiunan PNS yang tinggal di BTN Griya Sambangan, Desa
Sambangan, Kecamatan Sukasada, Kabupaten
Buleleng, Bali.Korban ditemukan meninggal dunia di muara Pantai
Lingga, Kelurahan Banyuasri, Kecamatan Buleleng, pada Senin sore.
Hingga kini, polisi
masih menelusuri rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban bisa terpental
jauh dari lokasi tabrakan.
Berdasarkan data
kepolisian, Made Serina mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi
DK 6662 UAL.
Ia terlibat kecelakaan
dengan mobil Toyota Avanza bernomor polisi DK 1584 UZ yang dikemudikan Putu
Hari Swastika, 40, warga Desa Temukus, Kecamatan Banjar.
Kasat Lantas Polres Buleleng
AKP Bachtiar Arifin mengatakan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan awal
terhadap pengemudi mobil yang setelah kejadian tersebut sopir tersebut langsung
mendatangi polres Buleleng untuk mencegah hal-hal yang tidak -tidak .
“kami sudah memintai
keterangan sopir mobil yang terlibat kecelakaan pada hari Senin usai kejadian
tersebut pengendara mobil mengatakan lampu traffic light dari arahnya
sudah hijau dan pengendara sepeda motor sempat menabrak mobilnya dan korban
terpental masuk ke saluran irigasi,” jelas AKP Bachtiar, Rabu (14/1).
AKP Bachtiar menambahkan Korban sebelumnya diketahui
melaju dari arah Desa Panji. Saat tiba di Simpang Panji, korban diduga
menerobos lampu lalu lintas yang sedang menyala merah dari arah tersebut.Pada
saat bersamaan, dari arah Desa Pemaron, yakni Jalan Dewa Putu Kerta menuju
timur ke arah Jalan Laksamana, melaju mobil Toyota Avanza. Tabrakan pun
tak terhindarkan. Akibat benturan keras, korban terpental hingga masuk ke
saluran drainase di Jalan Serma Karma, dekat sebuah warung makan di sekitar
lokasi.
“Mobil sempat
meninggalkan lokasi untuk mengantarkan penumpangnya ke Gedung Wanita Laksmi
Graha. Tapi balik lagi ke TKP setelah itu. Untuk pidana, sementara masih
diselidiki lebih lanjut untuk menentukan kelanjutan dari insiden ini terdapat
unsur kesengajaan atau tidaknya” Pungkas AKP Bachtiar.

0Komentar