![]() |
| Pertemuan Paiketan Puri Buleleng di Puri Kanginan,Pada Kamis (8/1) |
SINGARAJA FM,-Rencana pembangunan
kawasan heritage di Buleleng, Bali mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah
satunya adalah dukungan penuh dari Paiketan Puri di Buleleng sebagai salah satu
pelaku dan bukti sejarah di Kabupaten Buleleng.
Dukungan tersebut
terungkap saat Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama dengan Wakil Bupati
Gede Supriatna, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Buleleng I
Putu Adipta Eka Putra, Kepala Dinas Kebudayaan I Nyoman Wisandika dan Camat
Buleleng Putu Gopi Suparnaca bertemu dengan penglingsir puri-puri yang
tergabung dalam Paiketan Puri Buleleng di Puri Kanginan, Kelurahan Kampung
Singaraja, Kecamatan Buleleng, Kamis (8/1/2026).
Ditemui usai pertemuan,
Anak Agung Wiranatha Kusuma mewakili penglingsir puri-puri yang tergabung dalam
Paiketan Puri Buleleng menyampaikan dukungan penuhnya terhadap rencana
pembangunan kawasan heritage di Buleleng. Selain itu, Wiranatha Kusuma juga
menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Buleleng
karena terus memperhatikan puri-puri yang ada di Buleleng.
“Kami tidak bisa bantu
apa-apa. Hanya ide dan konsep saja yang bisa kami sumbangkan. Semoga bisa
bermanfaat untuk pembangunan Buleleng,” ujarnya.
Buleleng dikenal
memiliki sejarah yang panjang dan tidak dibuat-buat. Baik pada zaman kerajaan
maupun zaman kemerdekaan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab)
Buleleng diharapkan bisa menghidupkan kembali sejarah tersebut. Sekaligus
menyambungkan kaitan sejarah yang ada. Diawali dengan pembangunan titik nol
daerah pusaka yang bisa mengembangkan perekonomian.
“Khususnya di bidang
pariwisata. Dan juga hal-hal kejayaan Buleleng di masa lampau bisa bangkit
kembali dengan rencana pembangunan kawasan heritage ini,” kata Wiranatha
Kusuma.
Sementara itu, Bupati
Buleleng I Nyoman Sutjidra menyebutkan bahwa dalam pertemuan, sangat banyak
mendapatkan masukan dari pihak puri-puri yang ada di Buleleng. Utamanya tentang
sejarah berdirinya Buleleng dan Kota Singaraja. Nantinya, masukan tersebut akan
dijadikan rujukan untuk membangun Kabupaten Buleleng.
“Masukannya banyak sekali. Penglingsir-penglisir yang hadir sangat memahami sejarah Buleleng,” sebutnya.
Bupati asal Desa
Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini juga menyampaikan rasa terima kasihnya
karena sambutan dari Paiketan Puri di Buleleng ini sangat hangat. Puri-puri
yang ada di Buleleng sangat guyub dan sangat mendukung pembangunan kawasan
heritage. Kawasan ini harus dikembalikan sebagai warisan sejarah dari Gusti
Anglurah Panji Sakti.
“Semoga dengan
pembangunan kawasan heritage ini bisa membangkitkan kembali kejayaan Buleleng
dan Buleleng semakin maju kedepannya,” pungkas Sutjidra.

0Komentar