TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
BEM Undiksha Rema bersama BEM FMIPA Undiksha Gerakan Ekonomi Hijau di Abangsongan

BEM Undiksha Rema bersama BEM FMIPA Undiksha Gerakan Ekonomi Hijau di Abangsongan

Daftar Isi
×

 

BEM REMA dan BEM FMIPA Undiksha Saat Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Abangsongan Kintamani

SINGARAJA FM,-Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) REMA Undiksha bersama BEM FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha menunjukkan komitmen nyata dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan bertajuk “Pemberdayaan Masyarakat Bali Tua dalam Usaha Ekonomi Hijau Berteknologi Hybrid untuk Meningkatkan Resiliensi Komunitas Marginal di Desa Abangsongan, Kintamani–Bali.”

Program ini merupakan bagian dari Program PM-BEM Tahun Pendanaan 2025 yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Ditjen Risbang), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Desa Abangsongan yang terletak di lereng Gunung Abang dan dan tepi Danau Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli merupakan salah satu desa tua yang memiliki kekayaan alam dan potensi ekonomi terutama pada sektor pertanian serta perikanan. Namun, masyarakat di wilayah ini masih menghadapi keterbatasan akses teknologi tepat guna yang menghambat peningkatan kesejahteraan.

Ketua Tim Dosen Undiksha, I Nengah Edi Budiarta, S.Pd., M.Sc., mengatakan upaya kolaborasi ibi merupakan bentuk sinergi antara Dosen dan mahasiswa untuk mengoptimalkan ilmu yang diperoleh untuk diterapkan ke masyarakat yang dalam hal ini potensi yang ada di desa .

“Melalui kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan pemerintah desa, kegiatan ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi menjadi peluang, dengan menghadirkan solusi teknologi tepat guna bagi Masyarakat,” ucap Ketua Tim Dosen Undiksha, I Nengah Edi Budiarta, S.Pd., M.Sc., Rabu (12/11/2025)

Dalam kegiatan yang berlangsung hampir sebulan tersebut, hingga November 2025, para dosen berkolaborasi dengan 32 mahasiswa Undiksha di bawah kepemimpinan I Wayan Reka Ningcaya Bawa.

Edi Budiarta menjelaskan Kegiatan ini melibatkan masing-masing 20 mitra masyarakat yang dari Kelompok Tani-Ternak Kerta Winangun dan Kelompok Nelayan KJA Merta Sari sebagai penerima manfaat utama. Kegiatan pengabdian kepada Masyarakat ini menerapkan beberapa teknologi karya dari Prof. Dr.rer.nat. I Wayan Karyasa, S.Pd., M.Sc. dan Dr. Ida Bagus Putu Mardana, M.Si. yang merupakan Dosen Universitas Pendidikan Ganesha.

“Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Learning System (PALS), yang menempatkan masyarakat sebagai mitra aktif dalam seluruh proses pelaksanaan. Setiap tahap kegiatan mulai dari penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan dan transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, hingga evaluasi dan keberlanjutan yang dilakukan secara partisipatif. Mahasiswa dan dosen bekerja langsung di lapangan, mendampingi warga agar mampu memahami dan mengoperasikan teknologi secara mandiri,” paparnya.

Edi menambahkan Kegiatan pemberdayaan masyarakat oleh BEM REMA dan BEM FMIPA Undiksha di Desa Abangsongan menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara dunia akademik dan masyarakat dapat menghadirkan inovasi yang berkelanjutan.

“Melalui dukungan DPPM, Ditjen Risbang, dan Kemdiktisaintek, kegiatan ini tidak hanya memperkenalkan teknologi tepat guna, tetapi juga menumbuhkan kesadaran ekologis dan kemandirian masyarakat melalui teknologi tepat guna serta diversifikasi produk lokal dalam membangun ekonomi hijau,” ujar Edi Budiarta.

Sebagai informasi Program ini juga menunjukan bahwa ilmu pengetahuan yang dikolaborasikan dengan kearifan lokal dapat menciptakan dampak yang mendalam bagi pembangunan desa. Dari Abangsongan, semangat ekonomi hijau, inovasi, dan kolaborasi sosial antar berbagai stakeholders tumbuh menjadi inspirasi untuk bergerak menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

0Komentar

sn
sn
Special Ads