SINGARAJA FM,-Kecelakaan lalu lintas
dengan modus tabrak lari kembali terjadi di Kabupaten Buleleng, Bali.Kali ini
tabrak lari terjadi di Jalan Raya Seririt–Pupuan KM 34,3, tepatnya di wilayah
Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu, Selasa (26/8/2025) sekitar pukul 17.30 Wita. Tragisnya,
dua remaja korban kecelakaan malah dibiarkan begitu saja di pinggir jalan
wilayah Desa Titab.
Kasi Humas Polres
Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz,
menuturkan Insiden ini melibatkan sepeda motor Honda Scoopy DK 5800 VH
yang dikendarai I Komang DJAY, 15, dengan penumpang Ketut DWS, 15. Keduanya
merupakan warga Desa Subuk, Kecamatan Busungbiu. Lawannya adalah mobil Suzuki
Pick Up berwarna biru tua yang identitas pengemudinya belum diketahui. Namun
diyakini mobil yang melakukan tabrak lari menggunakan nomor polisi DK 8071
BC.Awalnya, Komang DJAY dan Ketut DWS melaju dari arah Pupuan menuju Seririt.
Jalanan lurus, datar, dan kering. Namun, saat tiba di lokasi, mobil pick up
yang berada di depannya tiba-tiba melakukan putar balik mendadak. Motor Scoopy
yang ditunggangi dua remaja itu tidak mampu menghindar dan langsung menabrak
bagian belakang mobil.
”Karena kelalaian dan
kurang hati-hatinya pengendara Suzuki Pick Up yang tiba-tiba berputar balik,
sehingga menyebabkan terjadi laka lantas,” jelas Kasi Humas Polres Buleleng,
Iptu Yohana Rosalin Diaz, Rabu (27/8/2025).
Yohana menambahkan
Benturan keras membuat DJAY mengalami patah tulang paha, sementara DWS
menderita luka di bagian bibir. Keduanya diketahui tidak mengenakan helm saat
kejadian. Sepeda motor mereka pun ringsek di bagian depan.Pengemudi pick up
sempat menunjukkan gelagat baik. Ia menaikkan para korban ke bak mobil, seolah
hendak membawa korban ke puskesmas.Ironisnya, bukannya dibawa ke puskesmas atau
rumah sakit, pengemudi pick up justru menurunkan kedua korban di jalan sepi
wilayah Desa Titab.Warga yang melihat gelagat mencurigakan itu kaget karena dua
remaja yang luka parah dibiarkan tergeletak begitu saja.Aksi tersebut sempat
direkam warga dan videonya viral di media sosial. Berkat bantuan warga sekitar,
Deva dan Dendi akhirnya dilarikan ke RS Kertha Usada untuk mendapat perawatan
medis.
”Kedua korban saat ini masih dalam perawatan di RS Kertha Usada guna memulihkan kondisi mereka pasca menjadi korban kecelakaan ditambah lagi mereka mengalami luka yang cukup serius,kami juga masih melakukan pewncarian keberadaan pengemudi yang menabrak mereka berdua ,” imbuh Iptu Yohana.
0Komentar