TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Kondisi Sekolah Masih Tahap Pemulihan,Giri Prasta Minta Pihak Sekolah Optimalkan Belajar Mengajar Di SDN 5 Banjar

Kondisi Sekolah Masih Tahap Pemulihan,Giri Prasta Minta Pihak Sekolah Optimalkan Belajar Mengajar Di SDN 5 Banjar

Daftar Isi
×
Wagub Bali, I Nyoman Giri Prasta Berkunjung ke SDN 5 Banjar,Rabu (11/3)


SINGARAJA FM,-Kunjungan Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta ke lokasi banjir bandang di Desa/Kecamatan Banjar, Buleleng, Rabu (11/3)), membawa kebahagiaan tersendiri bagi siswa SD Negeri 5 Banjar yang sekolahnya terdampak bencana. Puluhan siswa tampak sumringah saat Wagub Giri Prasta tiba di halaman sekolah.

Sorak kegembiraan dan tepuk tangan riuh satu sekolah saat Wagub Giri Prasta mengumumkan dan membagikan langsung bantuan untuk seluruh siswa. Satu per satu siswa maju ke depan untuk memberi salam sebelum menerima bantuan tunai sebesar Rp 800 ribu per orang. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu siswa membeli kembali seragam, tas, sepatu, maupun perlengkapan sekolah yang rusak atau hilang akibat banjir.

Total ada sekitar 66 siswa di SDN 5 Banjar. Dari jumlah tersebut, sekitar 11 siswa tercatat mengalami dampak cukup berat karena perlengkapan sekolah mereka tersapu banjir.

“Anak-anak ini harus tetap semangat belajar. Bantuan ini supaya mereka bisa membeli perlengkapan sekolah lagi dan tidak merasa minder dengan teman-temannya,” ujar Giri Prasta.

Selain memberikan bantuan kepada siswa, Wagub juga meninjau langsung kondisi sekolah yang terdampak banjir. Tiga ruang kelas di bagian bawah bangunan sekolah mengalami kerusakan cukup berat karena terendam lumpur.

Giri Prasta mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng agar proses belajar mengajar tetap berjalan meski sebagian ruang kelas belum bisa digunakan.

"Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Buleleng untuk menentukan langkah kedepan terkait dengan keadaan yang ada di SDN  5 Banjar ini untuk pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajar bagaimana sistem nya dengan memperhatikan situasi dan kondisi saat ini,"ucap Giri Prasta 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Buleleng Ida Bagus Gde Surya Bharata menjelaskan, untuk sementara kegiatan belajar di SDN 5 Banjar diatur dengan sistem kombinasi luring dan daring.

Menurutnya, siswa kelas IV, V, dan VI mengikuti pembelajaran secara luring di sekolah. Sedangkan siswa kelas I, II, dan III diarahkan belajar secara daring dari rumah.

“Pertimbangannya siswa kelas besar lebih mudah diatur saat belajar di sekolah. Tiga ruang kelas di bawah masih dalam proses pembersihan karena terendam lumpur,” jelas Surya Bharata.

Selain ruang kelas, sejumlah koleksi buku perpustakaan sekolah juga terdampak banjir. Disdikpora Buleleng saat ini tengah mengidentifikasi kebutuhan buku yang harus diganti.

Sambil menunggu pengadaan buku baru melalui dana BOS, pihak sekolah akan berkoordinasi dengan sekolah terdekat untuk memanfaatkan fasilitas perpustakaan secara bersama.

Surya Bharata menambahkan, SDN 5 Banjar memang sudah beberapa kali terdampak luapan sungai saat hujan deras. Karena itu pemerintah daerah juga mulai mengkaji penanganan jangka panjang, termasuk kemungkinan revitalisasi bangunan sekolah atau regrouping dengan sekolah lain di sekitar lokasi.

“Yang terpenting sekarang anak-anak tetap bisa belajar dengan aman. Ke depan baru kita kaji solusi permanen agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” tegasnya.

0Komentar

sn
sn
Special Ads