TUO6BUOpGUd9BUYpGSroBSGiGY==
Light Dark
Tersengat Listrik Saat Pasang Atap Rumah. Buruh Bangunan di Desa Sanggahlangit Tewas

Tersengat Listrik Saat Pasang Atap Rumah. Buruh Bangunan di Desa Sanggahlangit Tewas

Daftar Isi
×

 

Gambar Ilustrasi Bahaya Tersengat Listrik

SINGARAJA FM,-Nasib Manusia tidak ada yang tau seperti yang dialami oleh I Nyoman Supartiasa, 50, warga Banjar Dinas Tukad Pule, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali. Buruh bangunan ini meninggal dunia akibat tersengat listrik saat memasang atap rumah pada Minggu (9/11/2025) sore sekitar pukul 16.00 WITA.Meski sudah terjadi pada Minggu, namun peristiwa tragis itu baru dilaporkan ke polisi pada Kamis (13/11/2025) sekitar pukul 12.30 WITA.

Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi menuturkan kejadian tersebut bermula saat, korban bersama rekannya Putu Agus Swandana, 27, tengah memasang atap baja ringan di rumah milik Putu Suartawan sejak pagi hingga sore.Namun, saat mengangkat salah satu rangka baja, Supartiasa diduga tidak memperhatikan adanya kabel induk listrik PLN yang melintas di dekat bangunan.

“Kap baja yang diangkat korban menyentuh kabel listrik bertegangan tinggi. Akibatnya, korban tersengat dan langsung terjatuh dari posisi bekerja,” ujar Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi, Kamis (13/11/2025).

Derawi menambahkan melihat rekanya tersetrum ,Putu Agus Swandana yang panik segera meminta bantuan pemilik rumah. Korban kemudian dievakuasi ke fasilitas kesehatan terdekat dan diketahui mengalami luka bakar di kedua tangannya. Karena kondisinya kritis, Supartiasa dirujuk ke RSUD Buleleng, lalu dipindahkan ke RSUP Prof. Ngoerah Sanglah Denpasar untuk penanganan intensif.Namun, upaya medis tidak membuahkan hasil. Supartiasa dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (13/11/2025) pukul 04.00 WITA dini hari.

“Diduga korban kurang berhati-hati saat bekerja tidak memperhatikan situasi dan kondisi sekitar nya sehingga menyentuh kabel yang aktif menyebabkan korban tersengat arus listrik,” jelas Kompol Derawi.

Derawi menghimbau masyarakat agar lebih waspada saat bekerja di dekat kabel listrik, baik dalam proyek bangunan maupun kegiatan adat.

“Apalagi menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, banyak warga memasang penjor di pinggir jalan. Pastikan jarak aman dari kabel induk PLN agar tidak membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pesannya

0Komentar

sn
sn
Special Ads